fin.co.id - Majelis Nasional Vietnam resmi melarang vaping dan produk tembakau yang dipanaskan, berlaku mulai 2025. Larangan tegas melarang vaping dan produk tembakau yang dipanaskan oleh Majelis Nasional Vietnam dalam rangka melindungi kesehatan masyarakat.
Larangan secara menyeluruh terhadap rokok elektrik, termasuk produksi, penjualan, impor, penyimpanan, transportasi dan penggunaan dianggap sebagai keputusan berani Majelis Nasional Vietnam dalam melindungi warganya.
Langkah itu pun mendapatkan apresiasi dari para pemimpin kesehatan dunia termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan selamat kepada Majelis Nasional Vietnam yang telah mengambil keputusan berani.
"Selamat, Vietnam, atas keputusan berani ini untuk melindungi warga negara Anda, terutama yang muda, dari vaping dan produk tembakau yang dipanaskan." tulis Tredos Adhanom di akun X, dikutip dari laman Phipipine News Agency, Minggu 1 Desember 2024.
Larangan tersebut muncul saat kekhawatiran global meningkat atas popularitas rokok elektrik dan perangkat serupa, yang sering dipasarkan sebagai alternatif yang lebih aman daripada rokok tradisional.
Pakar kesehatan masyarakat telah memperingatkan tentang potensi rokok elektrik untuk memperkenalkan kecanduan nikotin kepada generasi baru, terutama di kalangan remaja.
Keputusan Vietnam bertujuan untuk mengantisipasi meningkatnya penggunaan produk tembakau alternatif di kalangan anak muda, sebagai wujud komitmen negara mengatasi risio Kesehatan akibat rokok. Vietnam dikenal sebagai salah satu negara menerapkan kebijakan ketat anti rokok.
Dengan pelarangan ini, Vietnam menambah daftar negara yang mengambil langkah proaktif mengatur atau melarang penggunaan produk tembakau alternatif dan sekaligus wujud sikap tegas untuk memprioritaskan kesehatan masyarakat.
Vietnam Resmi Larang Produk Rokok Elektrik, Berlaku 2025
lifestyle.fin.co.id - 01/12/2024, 16:21 WIB
Ilustrasi - Majelis Nasional Vietnam resmi melarang vaping dan produk rokok elektrik mulai 2025. Foto: @StockSnap/IG