Orang Indonesia Sering Nyebut Santa Claus dengan Sebutan Sinterklas, Padahal Mereka Beda Orang

lifestyle.fin.co.id - 10/12/2024, 12:21 WIB

Orang Indonesia Sering Nyebut Santa Claus dengan Sebutan Sinterklas, Padahal Mereka Beda Orang

Santa Claus dan Sinterklas, Image Willgard -Silvioross / Pixabay

fin.co.id - Kalo ngomongin Natal, pasti banyak yang langsung kepikiran sama sosok berjenggot putih, pake baju merah, sambil bawa karung penuh hadiah.

Orang Indonesia biasanya nyebut dia "Sinterklas".

Tapi, tau nggak sih kalo Sinterklas dan Santa Claus itu sebenernya dua orang yang beda?

Yuk, kita bahas bareng-bareng!

Sinterklas, Tradisi Eropa yang Kental Nuansa Religi

Sinterklas itu aslinya berasal dari cerita Santo Nikolas, seorang uskup dari Myra (sekarang masuk wilayah Turki).

Santo Nikolas dikenal karena kebaikannya, suka nolongin orang, dan sering kasih hadiah ke anak-anak.

Tradisi ini populer banget di Eropa, terutama di Belanda.

Di Belanda, perayaan Sinterklas dirayain setiap tanggal 5-6 Desember, bukan pas hari Natal.

Sosok ini digambarin pake jubah uskup lengkap dengan topi tinggi dan tongkatnya.

Sinterklas biasanya ditemenin oleh asistennya yang disebut Zwarte Piet (walaupun belakangan banyak kontroversi soal ini).

Santa Claus, Versi Amerika yang Lebih Modern

Nah, Santa Claus adalah versi modern dari Sinterklas yang udah diadaptasi sama budaya Amerika.

Sosok Santa Claus pertama kali booming di abad ke-19, pas Coca-Cola pake dia dalam kampanye iklannya.

Jadilah Santa dengan gaya khas baju merah, ikat pinggang hitam, dan penampilan ceria yang kita kenal sekarang.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID