fin.co.id - Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo pada Dinas Kehutanan Jawa Timur, menutup wisata alam di kawasan Gunung Arjuno - Welirang.
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi mengatakan, penutupan Gunung Arjuno - Welirang dilakukan guna mengantisipasi bencana alam sekaligus pemulihan ekosistem.
“Cuaca terkini di kawasan Tahura Raden Soerjo dan daerah sekitarnya hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dan petir, maka mulai tanggal 10 Desember ditutup sementara," kata Ahmad Wahyudi saat dikutip, Sabtu 14 Desember 2024.
Jalur pendakian ke Gunung Arjuno – Welirang sudah dilakukan penutupan sejak tanggal 1 November 2024, dan berlaku sampai akhir musim penghujan.
“Penutupan aktivitas pendakian ini sudah kami terapkan sejak 1 November lalu, berlaku untuk seluruh jalur, baik dari jalur Lawang, Sumber Brantas, Tretes dan Tambaksari,” ucapnya.
Perlu diketahui, Gunung Arjuno merupakan salah satu gunung yang berada di Jawa Timur, letaknya bersebelahan dengan Gunung Welirang, termasuk Gunung Kembar I, dan Gunung Kembar II.
Kawasan itu dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo pada Dinas Kehutanan Jawa Timur.
Gunung Arjuno-Welirang secara administratif terletak di perbatasan Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, Kabupaten Pasuruan, dan Kota Batu.
Hutan seluas 27.868,30 hektar itu terbagi sebagai Kawasan Hutan Lindung seluas 22.908,3 hektar, dan Kawasan Cagar Alam Arjuno - Lalijiwo seluas 4.960 hektar.
Tidak hanya Gunung Arjuno - Welirang, terdapat beberapa objek wisata alam di Kawasan Tahura Raden Soerjo yang ditutup, diantaranya sebagai berikut :
- Watu Lumpang.
- Watu Ondo.
- Wisata Panorama Petung Sewu (WPPS).
- Loka Wiyata Surya (LWS).
- Gunung Pundak.
- Bukit Cendono.
- Bukit Semar.
- Bukit Watu Jengger.
- Air Terjun Tretes.