Mengenal Lebih Dekat PO EKA dan MIRA, Bus dengan Julukan Raja Jalanan Jawa Timur

lifestyle.fin.co.id - 03/02/2025, 12:53 WIB

Mengenal Lebih Dekat PO EKA dan MIRA, Bus dengan Julukan Raja Jalanan Jawa Timur
Mengenal Lebih Dekat PO EKA dan MIRA, Bus dengan Julukan Raja Jalanan Jawa Timur  055902

Mengenal Lebih Dekat PO EKA dan MIRA, Bus dengan Julukan Raja Jalanan Jawa Timur 055902

Mengenal Lebih Dekat PO EKA dan MIRA, Bus dengan Julukan Raja Jalanan Jawa Timur
Mengenal Lebih Dekat PO EKA dan MIRA, Bus dengan Julukan Raja Jalanan Jawa Timur  055902

Foto PO EKA dan PO MIRA (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Siapa yang tidak kenal dengan PO EKA dan MIRA, perusahaan otobus bus yang hingga kini mempunyai julukan Raja Jalanan Jawa Timur.

Kedua perusahaan ini mempunyai nama yang sangatlah mudah terdengar di telinga, membuat bus ini sangat terkenal di jalur Jawa Timur hingga Jawa Tengah.

PO EKA dan MIRA bahkan menjadi saingan berat PO Sumber Grup, yang dimana mengelola PO Sumber Selamat dan PO Sugeng Rahayu di jalur yang sama.

Berikut fin.co.id telah merangkum informasi mengenai PO EKA dan MIRA, yang mempunyai banyak penumpang setia di jalur Jawa Timur.

Bermula dari PO Flores dan PO Surya Agung

Mulanya PO EKA dan MIRA berdiri pada tahun 1971, didirikan oleh Fendi Haryanto dengan menggunakan nama PO Flores dan PO Surya Agung. 

Perusahaan Otobus asal Mojokerto, Jawa Timur ini dibagi menjadi 2 kelas, yakni PO Flores melayani kelas Ekonomi dan PO Surya Agung melayani kelas Ekonomi AC.

Namun pada tahun 1981 PO Flores mengalami kecelakaan ditabrak kereta api, sehingga menimbulkan korban jiwa yang terbilang sangat banyak.

Adanya kecelakaan yang melibatkan kereta api, PO Flores akhirnya dibatasi trayeknya dan penumpang pun mulai berkurang menggunakan layanan bus tersebut.

Mengatasi berkurangnya penumpang yang menggunakan bus miliknya, PO Flores akhirnya membuat PO Eka dan Mira untuk mengisi rute Surabaya - Solo.

Dibangun PO Eka dan PO Mira

Dihentikan trayek PO Flores, dibangunlah perusahaan baru dengan nama PO Eka dan Mira, mengambil dari nama anak kandung Fendi Haryanto.

PO EKA diberangkatkan dari Kota Surabaya pagi dan tiba di tujuan sore, sedangkan PO Mira dijadwalkan berangkat dari sore dan tiba di kota tujuan pagi hari.

Manajemen PO Flores dan Surya Agung akhirnya menjual perusahaan, untuk melakukan peremajaan PO EKA dan MIRA agar semakin berkembang.

Mulanya PO EKA dan MIRA bermain di kelas ekonomi, namun tahun 1993, PO EKA melayani kelas Patas (Cepat Terbatas) dan sekarang dikenal dengan nama Eka Cepat. 

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Penulis FIN.CO.ID