fin.co.id - Bagi kalian ingin bekerja sebagai barista di coffe shop perlunya memahami istilah kalibrasi kopi. Berikut ini akan menjelaskan istilah kalibrasi kopi.
Bagi pecinta kopi pasti sering mendengar kalibrasi kopi, istilah ini wajib dilakukan bagi barista untuk menghasilkan rasa yang konsisten dan sesuai standar kopi yang diinginkan sebelum dijual kepada pembeli.
Lantas seperti apa metode kalibrasi kopi dan bagaimana para barista melakukan kalibrasi kopi agar bisa menciptakan rasa yang aunthentic dan enak ketika dijula.
Kalibrasi Kopi
Sebelum menyajikan kopi untuk diperjual belikan oleh banyak pelanggan, seorang barista harus rutin melakukan kalibrasi kopi untuk menjaga cita rasa dari kopo yang berkarakter dan khas untuk tipa jenisnya.
Kalibrasi kopi adalah suatu kegiatan yang dilakukan barista sebelum menerima pesanan kopi dari pelanggan atau bahkan sebelum kedai kopinya dibuka. Kegiatan ini terdiri dari kalibrasi rasa dan mesin kopi.
Barista harus kalibrasi rasa dan mesin kopi untuk menjaga karakter kopi khas di setiap jenisnya. Selain itu memastikan bahwa rasa kopi yang disajikan sama dan tidak berubah pada setiap harinya.
Fungsi Kalibrasi Kopi
Moka Pot Kopi
Berikut beberapa peran penting dari kalibrasi dalam dunia kopi:
1. Menilai dan Mengenali Kualitas Kopi
Kalibrasi membantu para cupper untuk mengenali, membedakan, dan membandingkan berbagai jenis kopi berdasarkan karakteristik rasa, aroma, dan aftertaste. Proses ini melibatkan berbagai tahapan cupping seperti:
Mengamati biji kopi sebelum dipanggang (green bean)
Mencium aroma setelah kopi disangrai (roasted)
Menilai aroma setelah diseduh
Mencicipi kopi untuk menggali karakter lengkapnya, mulai dari tingkat keasaman, kekentalan, hingga rasa akhir
2. Menyamakan Standar Penilaian
Dalam sesi penilaian kopi, baik secara individu maupun kelompok, kalibrasi berguna untuk menyesuaikan persepsi rasa dan aroma dengan standar skor atau nilai yang sudah ditetapkan. Ini penting agar penilaian menjadi objektif dan seragam.
3. Menjaga Kepekaan Pancaindra
Cupper sangat mengandalkan indera penciuman dan perasa. Jika tidak melakukan kalibrasi secara rutin—minimal dua minggu sekali—kemampuan mengevaluasi kopi bisa menurun akibat miscalibration, yaitu ketidaksesuaian antara persepsi rasa dan standar seharusnya.
4. Membantu Konsumen dalam Memilih
Dengan memberikan skor kopi yang sesuai standar, kalibrasi membantu pembeli dalam menentukan pilihan kopi yang paling sesuai dengan preferensi mereka, baik dari segi rasa, aroma, hingga tingkat keasaman.
Proses Kalibrasi Kopi
Secara umum, kalibrasi kopi terbagi menjadi dua bagian utama:
1. Kalibrasi Rasa
Biasanya dilakukan setiap pagi sebelum kedai kopi mulai beroperasi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa rasa kopi yang disajikan hari ini tidak berbeda dari hari-hari sebelumnya. Prosesnya meliputi:
Menyiapkan cangkir untuk sesi cupping
Menuangkan beberapa jenis bubuk kopi ke dalam cangkir dengan takaran yang berbeda
Mengevaluasi aroma kopi bubuk dari tiap cangkir
Menyeduh kopi menggunakan metode standar
Mencicipi kopi hasil seduhan, lalu mencocokkan dengan standar rasa yang telah ditetapkan sebelumnya
Melalui langkah-langkah ini, barista atau cupper bisa mengetahui apakah kopi sudah sesuai ekspektasi atau perlu penyesuaian.
2. Kalibrasi Mesin Pembuat Kopi (Grinder & Espresso Machine)
Mesin grinder dan espresso berperan besar dalam menentukan hasil akhir rasa kopi. Karena itu, kalibrasi mesin dilakukan untuk menjaga kestabilan performa dan hasil ekstraksi yang konsisten. Proses kalibrasi umumnya meliputi:
Memeriksa tingkat kehalusan hasil gilingan kopi
Menimbang kopi sesuai takaran (dosing)
Meratakan bubuk kopi dengan distribution tool
Memadatkan kopi menggunakan tamper
Melakukan flush untuk membersihkan sisa espresso sebelumnya
Menyiapkan shooter glass untuk menangkap hasil seduhan
Menyalakan mesin dan memulai proses brewing
Mengamati aliran espresso, apakah sudah stabil
Menghentikan proses jika hasil sesuai standar
Memastikan espresso memiliki tiga lapisan:
Heart (dasar, rasa kuat dan pahit)
Body (tengah, rasa penuh)
Crema (atas, busa lembut berwarna keemasan)
Terakhir, hirup aroma dan cicipi hasil espresso. Rasa ideal akan memiliki keseimbangan antara manis, pahit, dan creamy.