fin.co.id - Di dunia transportasi darat, bus bukan sekadar alat angkut, melainkan juga simbol perkembangan bisnis dan perubahan zaman. Salah satu unit yang menarik untuk disimak adalah bus ALS (Antar Lintas Sumatera), yang telah melalui serangkaian transformasi menarik sebelum akhirnya mengaspal di rute-rute Sumatera.
Awal Mula: Jetbus 1 HD dengan Sentuhan Royal Class
Bus ini pertama kali dikenal sebagai Jetbus 1 HD dengan livery hijau-putih bergaya Royal Class, milik Efisiensi. Desainnya sederhana namun elegan, menonjolkan kesan premium yang cocok untuk pelayanan jarak jauh. Kala itu, bus ini menjadi salah satu andalan dengan kenyamanan yang diunggulkan.
Peningkatan Kelas: Transformasi ke Jetbus 2+ HDD
Tak puas dengan desain awal, Efisiensi memutuskan untuk melakukan pembaruan besar. Bodi bus diubah menjadi Jetbus 2+ HDD, dengan livery baru bertema sayap Royal Class. Perubahan ini semakin mempertegas identitasnya sebagai bus berkelas tinggi, siap melayani penumpang dengan fasilitas terbaik.
Perjalanan ke Tangan Mahendra Transport
Setelah sekian lama mengaspal, unit ini berpindah ke Mahendra Transport. Di sini, livery Royal Class diganti dengan corak khas Mahendra. Perubahan ini menandai babak baru, di mana bus ini tetap setia melayani penumpang meski dengan identitas yang berbeda.
Era Demian Trans: Sentuhan Modern dengan Logo Mercy
Kepemilikan bus ini kembali berganti, kali ini di bawah Demian Trans. Perubahan paling mencolok adalah pada livery—desain wayang MTI yang sebelumnya ada digantikan dengan logo Mercy berukuran besar, memberikan kesan gagah dan kontemporer.