fin.co.id - Cara membuat jamu beras kencur sendiri di rumah adalah pilihan bijak untuk kamu yang ingin hidup sehat dengan cara alami.
Jamu ini bukan hanya menyegarkan, tapi juga memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan stamina, membantu pencernaan, dan meredakan pegal.
Dengan membuat sendiri, kamu bisa menjamin kualitas bahan, rasa, dan khasiatnya sesuai kebutuhan tubuhmu.
Jamu beras kencur merupakan salah satu warisan budaya herbal Indonesia yang telah digunakan turun-temurun.
Menggunakan bahan alami dan proses sederhana, kamu bisa meraciknya sendiri tanpa perlu bergantung pada produk instan atau kemasan.
Bahan-Bahan Jamu Beras Kencur Tradisional
Untuk menghasilkan rasa dan khasiat yang optimal, berikut bahan-bahan yang perlu kamu siapkan:
-
100 gram beras putih, direndam semalaman
-
50–75 gram kencur segar, kupas bersih
-
1–2 ruas jahe, kupas dan iris tipis
-
150 gram gula merah, serut halus
-
1 sdm gula pasir (opsional, untuk menyeimbangkan rasa)
-
½ sdt asam jawa (opsional, memberi kesegaran)
-
600–700 ml air matang
Semua bahan ini mudah ditemukan di pasar tradisional, pastikan memilih kencur yang segar dan beras berkualitas baik untuk menjaga cita rasa serta manfaat jamunya.
Cara Membuat Jamu Beras Kencur dengan Resep Otentik
Berikut ini adalah cara membuat jamu beras kencur versi tradisional yang biasa dipakai oleh peracik jamu gendong:
-
Rendam beras semalaman agar lebih lunak dan mudah dihaluskan.
-
Rebus air bersama jahe, gula merah, dan asam jawa hingga mendidih dan harum, setelah itu saring airnya dan buang ampasnya.
-
Tiriskan beras, lalu blender bersama kencur segar dan sebagian air rebusan yang sudah disaring.
-
Saring hasil blenderan menggunakan kain bersih atau saringan halus untuk memisahkan ampas.
-
Campurkan hasil saringan beras kencur dengan sisa air rebusan jahe dan gula hingga tercampur rata.
-
Koreksi rasa, tambahkan gula pasir jika ingin lebih manis atau air matang jika terlalu kental.
-
Sajikan dalam kondisi hangat atau dingin, sesuai selera.
Resep ini mempertahankan aroma khas kencur, kehangatan jahe, dan rasa manis alami dari gula merah. Proses ini tidak hanya menghasilkan jamu yang nikmat, tapi juga tetap setia pada metode tradisional.