Industri Karoseri Bus Lesu Imbas Efisiensi, PO Bus Mulai Rem Pemesanan Armada Baru

lifestyle.fin.co.id - 30/05/2025, 20:34 WIB

Industri Karoseri Bus Lesu Imbas Efisiensi, PO Bus Mulai Rem Pemesanan Armada Baru

Foto ilustrasi karoseri bus (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Industri karoseri bus di Indonesia belakangan tengah mengalami penurunan tajam, jika dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. 

Jika biasanya para pelaku usaha karoseri bisa mengandalkan lonjakan permintaan dari Perusahaan Otobus (PO), tahun ini situasinya berbeda jauh. Orderan menurun drastis.

Ketua Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) menjelaskan, Jimmy Tenacious mengungkapkan, melemahnya pasar dikarenakan efisiensi yang dilakukan PO Bus.

"Tadi saya sudah berbicara dengan teman-teman karoseri dan benar kalau memang ada penurunan pesanan di tahun ini kira-kira 30 persen," ungkap Jimmy Tenacious, Jumat 30 Mei 2025.

"Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya imbas dari kebijakan pengetatan anggaran (efisiensi) dan sekolah-sekolah yang tidak boleh jalan-jalan (study tour)," sambungnya.

Menurutnya, banyak PO Bus yang kini sedang mengencangkan ikat pinggang, sehingga permintaan pembangunan atau modifikasi bus pun ikut seret.

Tak hanya berdampak pada industri karoseri, efek domino ini juga mulai terasa di lapangan. Banyak keluarga yang menggantungkan hidupnya pada bisnis ini, kini mulai terdampak. 

Mulai dari tukang las, perakit bodi, sampai supir uji coba, semua ikut merasakan sepinya proyek pesanan PO Bys yang semakin jarang masuk ke karoseri.

Ia berharap situasi ini tidak berlangsung lama, serta meminta pemerintah lebih bijak dalam mengeluarkan kebijakan yang berpengaruh pada ekosistem transportasi darat.

"Semoga nantinya kebijakan pemerintah bisa lebih berpihak ke karoseri juga, sebab ini untuk ekonomi juga. Efisiensi itu berimbas juga ke produsen bus," tutupnya.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Penulis FIN.CO.ID