fin.co.id - Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sehari sebelum hari Arafah. Meskipun keutamaannya tidak sedahsyat puasa Arafah, ibadah sunnah ini memiliki nilai, dan keberkahan tersendiri dalam rangkaian ibadah di bulan Dzulhijjah. Berikut enam keutamaan puasa Tarwiyah:
1. Bagian dari 10 Hari Terbaik
Puasa Tarwiyah termasuk dalam amalan yang dilakukan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, yang sebagaimana telah disebutkan dalam banyak hadis, merupakan hari-hari yang paling dicintai oleh Allah SWT untuk diisi dengan amalan saleh. Dengan berpuasa Tarwiyah, seorang Muslim turut menghidupkan hari-hari yang mulia ini dengan ibadah.
2. Persiapan Spiritual Menuju Arafah
Puasa Tarwiyah dapat dilihat sebagai bentuk persiapan diri secara spiritual dan fisik menjelang hari Arafah yang sangat utama. Dengan berpuasa, seorang Muslim melatih kesabaran, menahan diri dari hal-hal duniawi, dan lebih fokus untuk beribadah dan merenungkan kebesaran Allah sebelum datangnya hari pengampunan dosa di Arafah.
3. Menambah Pahala di Bulan Dzulhijjah
Setiap amalan kebaikan di bulan Dzulhijjah dilipatgandakan pahalanya. Dengan melaksanakan puasa Tarwiyah, seorang Muslim menambah pundi-pundi pahalanya di bulan yang penuh berkah ini. Meskipun tidak ada dalil spesifik mengenai pahala khusus puasa Tarwiyah, termasuknya amalan ini dalam sepuluh hari pertama Dzulhijjah sudah menunjukkan keutamaannya.
4. Mengikuti Sunnah (Secara Umum)
Meskipun tidak ada hadis sahih yang secara khusus memerintahkan atau menyebutkan keutamaan spesifik puasa Tarwiyah, berpuasa secara umum adalah amalan yang dianjurkan dalam Islam, terutama di hari-hari yang memiliki keutamaan seperti di awal Dzulhijjah. Melaksanakan puasa Tarwiyah adalah bentuk ketaatan dan upaya untuk mengikuti jejak orang-orang saleh.
5. Membersihkan Diri dari Dosa-Dosa Kecil
Sebagaimana ibadah-ibadah sunnah lainnya, puasa Tarwiyah diharapkan dapat menjadi penghapus dosa-dosa kecil. Dengan memperbanyak ibadah, termasuk puasa, seorang Muslim berharap mendapatkan ampunan dan pembersihan diri dari segala khilaf dan kesalahan.
6. Menghidupkan Syiar Islam
Dengan bersemangat melaksanakan berbagai ibadah sunnah di bulan Dzulhijjah, termasuk puasa Tarwiyah, seorang Muslim turut menghidupkan syiar Islam dan menunjukkan kecintaannya pada ajaran agama. Hal ini juga dapat menjadi contoh yang baik bagi sesama Muslim untuk turut berlomba-lomba dalam kebaikan.
Meskipun keutamaan puasa Tarwiyah tidak setinggi puasa Arafah, melaksanakannya tetap merupakan amalan yang dianjurkan dan mendatangkan keberkahan di bulan Dzulhijjah. Semoga Allah menerima segala amal ibadah kita.
Menggapai Keberkahan Jelang Arafah: 6 Keutamaan Puasa Tarwiyah
lifestyle.fin.co.id - 31/05/2025, 22:22 WIB
Puasa makruh dalam islam.