Akio Toyoda Berbicara Lagi: EV Lebih Berpolusi daripada Hybrid?

lifestyle.fin.co.id - 14/06/2025, 14:38 WIB

Akio Toyoda Berbicara Lagi: EV Lebih Berpolusi daripada Hybrid?

Akio Toyoda. Image (Istimewa).

fin.co.id - Akio Toyoda, Chairman Toyota Motor Corporation, kembali memicu perdebatan di industri otomotif. Dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg, ia menyatakan bahwa mobil listrik (EV) justru lebih mencemari lingkungan dibandingkan mobil hybrid.

Menurutnya, satu unit EV bisa menghasilkan polusi setara dengan tiga mobil hybrid, terutama jika sumber listrik untuk mengisi dayanya masih berasal dari bahan bakar fosil, seperti yang banyak terjadi di Jepang.

Toyota dan Komitmen pada Teknologi Hybrid

Toyota tidak asing dengan teknologi hybrid. Sejak meluncurkan Prius pertama pada 1997, mereka telah menjual lebih dari 27 juta unit kendaraan hybrid di seluruh dunia. Toyoda menegaskan bahwa kontribusi hybrid dalam mengurangi emisi jauh lebih signifikan dibandingkan memproduksi jutaan EV yang justru bisa meningkatkan jejak karbon.

Meski mendapat kritik karena dianggap lambat beralih ke EV, Toyota sebenarnya tetap memproduksi kendaraan listrik melalui seri bZ dan lini Lexus. Namun, fokus utama mereka masih pada tiga teknologi:

  1. Hybrid

  2. Mesin pembakaran internal (ICE)

  3. Kendaraan hidrogen

Bahkan, Toyota berkolaborasi dengan BMW untuk mengembangkan mobil berbahan bakar hidrogen yang rencananya akan diluncurkan pada 2028.

Prediksi Toyoda: Pasar EV Tidak Akan Dominan

Akio Toyoda juga memprediksi bahwa pangsa pasar EV tidak akan pernah melebihi 30%. Ia berargumen bahwa dunia perlu pendekatan yang lebih seimbang dalam mengurangi emisi tanpa mengorbankan juta lapangan kerja di industri otomotif tradisional.

"Kita tidak bisa hanya fokus pada EV dan mengabaikan teknologi lain yang juga bisa berkontribusi besar," ujarnya.

Kritik dan Tantangan bagi Toyota

Pandangan Toyoda tentu menuai pro dan kontra. Di satu sisi, banyak yang setuju bahwa transisi ke EV harus mempertimbangkan sumber energi yang digunakan. Di sisi lain, kritikus berpendapat bahwa Toyota terlalu konservatif dan kurang agresif dalam menghadapi era elektrifikasi.

Namun, Toyoda tetap teguh pada pendiriannya. Bagi Toyota, solusi berkelanjutan tidak harus selalu berarti EV, tetapi kombinasi dari berbagai teknologi yang bisa mengurangi emisi tanpa menimbulkan dampak negatif lain.

Apa Artinya bagi Konsumen?

Bagi pembeli mobil, pernyataan Toyoda ini bisa menjadi pertimbangan penting. Jika Anda tinggal di daerah yang masih bergantung pada listrik berbasis batu bara, mungkin hybrid memang pilihan yang lebih ramah lingkungan saat ini.

Aries Setianto
Aries Setianto
Penulis

Penulis FIN.CO.ID