fin.co.id – Industri manufaktur dan otomotif Indonesia kembali bergeliat lewat ajang spektakuler Kawan Lama Solution Expo 2025 yang digelar di showroom Kawan Lama Solution, Cikarang. Pameran ini menjadi bukti nyata keseriusan perusahaan dalam mendukung industri 4.0 sekaligus menghadirkan inovasi teknologi automation terbaru.
Sales Director Kawan Lama Solution, Ferry Ardiwinata, mengungkapkan bahwa event di Cikarang hadir setelah sukses besar di Surabaya tahun lalu. “Di Surabaya, kami mampu menghadirkan lebih dari seribu customer dan mencatat opportunity bisnis senilai Rp100 miliar. Hasil itu melebihi ekspektasi kami,” kata Ferry di Cikarang Bekasi, 19 Agustus 2025.
Target 1.500 Pengunjung dan Transaksi Besar
Di Cikarang, Ferry menargetkan lebih tinggi. Selama lima hari penyelenggaraan, perusahaan optimistis bisa menarik 1.500 pengunjung dari kalangan pelaku industri otomotif, food & beverage, hingga manufaktur berteknologi tinggi.
“Industri di Jabodetabek jauh lebih kompleks dibanding Surabaya. Karena itu, kami yakin minat terhadap produk high-tech seperti alat ukur presisi, robot warehouse, hingga mesin welding otomatis akan sangat besar,” ujarnya.
Inovasi Industri 4.0 dan Automation
Pameran ini menjadi momentum Kawan Lama Solution menegaskan perannya sebagai pionir solusi industri. Pengunjung bisa langsung melihat berbagai inovasi robotik yang dirancang untuk mendukung efisiensi produksi.
“Robot welding, robot warehouse, hingga mesin laser cutting akan jadi highlight kami di pameran ini. Semua teknologi ini dirancang untuk membantu pekerjaan berulang yang butuh presisi tinggi,” jelas Ferry.
Selain pameran produk, Kawan Lama Solution Expo 2025 juga menghadirkan seminar tematik selama empat hari. Mulai dari topik logistik, measuring, hingga welding, setiap sesi bakal jadi wadah sharing knowledge bersama customer.
Tidak hanya itu, Jumat akan jadi momen spesial dengan customer gathering, di mana para pelanggan utama bisa bertukar pikiran secara langsung. Sementara Sabtu dikemas lebih santai, menyesuaikan jadwal pabrik yang umumnya libur akhir pekan.
Ekspansi ke Medan dan Fokus Hilirisasi
Setelah Cikarang, Ferry menyebut Kawan Lama Solution berencana menggelar expo serupa di Medan pada 2026. Namun tahun ini, fokus perusahaan masih pada Manufacturing Indonesia di akhir 2025.
“Selain itu, kami juga terus ekspansi ke wilayah Indonesia Timur, khususnya Sulawesi. Potensi tambang nikel dan batubara sangat besar di sana. Kami sudah mulai membuka 2–3 cabang baru untuk mendukung sektor natural resources,” tambah Ferry.
Menurutnya, meski semester I 2025 cenderung melambat, tren industri di semester II mulai membaik. Kawan Lama Solution memproyeksikan pertumbuhan single digit dibanding 2024, terutama ditopang industri nikel, otomotif, dan hilirisasi besi baja.
“Pemerintahan Presiden Prabowo mendorong hilirisasi dengan serius. Kami mendukungnya dengan menyediakan equipment terbaik. Contoh nyata, kami mendirikan pabrik racking di Kendal untuk mendukung industri besi dalam negeri. Semakin banyak pabrik hilirisasi, nilai tambah Indonesia akan makin tinggi,” tegas Ferry.