fin.co.id - Pernahkah kamu merasa sudah disiplin minum obat, tetapi hasilnya tidak sesuai harapan? Banyak orang mungkin tak sadar bahwa penyebabnya bisa berasal dari makanan atau minuman yang dikonsumsi setelahnya. Faktanya, ada sejumlah makanan dan minuman yang dihindari karena bisa menurunkan khasiat obat, bahkan menimbulkan efek samping berbahaya.
Nah, berikut adalah daftar makanan dan minuman yang dihindari setelah minum obat agar tidak mengganggu penyembuhan kamu.
1. Sayuran Hijau
Sayuran seperti bayam, brokoli, dan kale memang menyehatkan. Namun, kandungan vitamin K di dalamnya bisa melawan efek obat pengencer darah seperti warfarin. Jika dikonsumsi berlebihan, efektivitas obat berkurang sehingga tujuan pengobatan tidak tercapai.
2. Alkohol
Minuman beralkohol sering kali menjadi musuh utama obat-obatan. Selain bisa membuat obat tidak bekerja sama sekali, alkohol juga dapat memperkuat efek obat tertentu secara berlebihan. Pada obat jantung maupun obat tekanan darah, alkohol bisa membuat kondisi pasien semakin berisiko.
3. Produk Susu
Susu, yogurt, atau keju memang menyehatkan. Namun, saat dikonsumsi bersamaan dengan antibiotik tertentu, produk susu justru menghambat penyerapan obat di usus. Efek antibiotik pun berkurang. Karena itu, sebaiknya beri jeda beberapa jam sebelum atau sesudah mengonsumsi susu.
4. Jeruk Bali
Buah yang terlihat segar ini ternyata menyimpan risiko. Jeruk bali mengandung senyawa yang dapat menghambat enzim pemecah obat di hati. Akibatnya, obat lebih cepat terserap ke dalam darah dalam kadar tinggi sehingga meningkatkan risiko kerusakan hati maupun otot.
5. Pisang
Kaya kalium dan baik untuk jantung, pisang justru bisa menjadi masalah bagi pasien yang mengonsumsi obat jenis ACE inhibitors atau ARBs. Obat ini sudah meningkatkan kadar kalium dalam darah, dan jika ditambah pisang berlebih, tubuh bisa mengalami hiperkalemia yang berbahaya.
6. Cokelat
Cokelat hitam mengandung tiramin dan kafein yang berpotensi berinteraksi dengan obat antidepresan. Kombinasi ini bisa memicu detak jantung tidak teratur hingga tekanan darah melonjak. Meski terlihat sepele, konsumsi cokelat perlu dihindari setelah minum obat jenis tertentu.