Tren Eyelash Extension, Ketika Kecantikan Membawa Risiko Kesehatan

lifestyle.fin.co.id - 28/08/2025, 10:34 WIB

Tren Eyelash Extension, Ketika Kecantikan Membawa Risiko Kesehatan

Dampak Buruk Penggunaan Eyelash Extension. Foto: Pexels/ RDNE Stock project

fin.co.id - Siapa yang tidak ingin memiliki bulu mata panjang, lentik, dan tebal tanpa perlu repot menggunakan maskara setiap hari? Jawabannya ada pada eyelash extension. Perawatan ini kini sedang digandrungi, terutama oleh kalangan remaja hingga anak-anak yang ingin tampil menawan di media sosial.

Tidak sedikit pengguna yang awalnya hanya coba-coba, lalu berakhir dengan ketergantungan. Ada pula yang mengalami gangguan mata karena perekat atau bulu mata palsu yang digunakan tidak cocok dengan kondisi kulitnya. Jika dibiarkan, efek samping ini bukan hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga bisa merusak kesehatan mata jangka panjang.

Berikut adalah sejumlah bahaya dan efek negatif dari pemakaian eyelash extension yang wajib kamu ketahui.

1. Bulu Mata Asli Mudah Rontok

Bulu mata asli sejatinya berfungsi melindungi mata dari debu dan kotoran. Tetapi ketika harus menopang bulu mata palsu yang lebih berat, daya tahannya melemah. Akibatnya, bulu mata alami mudah rontok dan bisa menipis seiring waktu. Dampak ini membuat pertumbuhan bulu mata baru menjadi lebih lambat.

2. Infeksi Mata yang Membahayakan

Proses pemasangan yang tidak steril dapat membuka jalan bagi bakteri masuk ke area mata. Infeksi seperti konjungtivitis hingga peradangan kornea bisa muncul. Gejalanya mulai dari mata merah, bengkak, hingga nyeri yang mengganggu penglihatan.

3. Rasa Perih dan Tidak Nyaman

Banyak pengguna melaporkan mata terasa perih setelah pemasangan. Lem perekat yang digunakan kadang menimbulkan sensasi terbakar atau rasa gatal berkepanjangan. Jika tidak segera ditangani, ketidaknyamanan ini bisa berlanjut menjadi masalah serius.

4. Iritasi dan Alergi pada Kulit Sekitar Mata

Tidak semua orang cocok dengan bahan kimia yang ada pada lem eyelash extension. Akibatnya, reaksi alergi seperti ruam, kemerahan, hingga bintil berisi cairan dapat muncul di sekitar kelopak. Kondisi ini sering kali membuat mata terlihat bengkak dan terasa sakit.

5. Kecanduan Kecantikan Instan

Selain masalah fisik, ada pula dampak psikologis. Banyak wanita merasa penampilannya tidak lengkap tanpa eyelash extension. Perasaan ketergantungan ini mendorong mereka untuk terus mengulang perawatan, meski sebenarnya berisiko pada kesehatan mata.

Pada akhirnya, kecantikan tidak seharusnya mengorbankan kesehatan. Mata adalah aset berharga yang tak bisa digantikan, sehingga merawatnya jauh lebih penting daripada sekadar mengikuti tren.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID