fin.co.id - Apakah kamu ingin rumah open space terasa lebih luas dan nyaman? Tips menata rumah open space yang tepat bisa mengubah kesan sempit menjadi lega, tanpa harus menambah ukuran bangunan.
Banyak orang bingung mengatur furnitur, pencahayaan, dan dekorasi agar area terbuka tetap rapi sekaligus estetik.
Dengan strategi yang benar, rumah open space-mu bisa terasa lapang, modern, dan tetap hangat untuk ditinggali.
Maksimalkan Cahaya Alami
Cahaya alami adalah kunci agar rumah open space terlihat lebih luas. Gunakan jendela besar, pintu kaca, atau skylight. Gorden tipis atau tirai sheer membantu sinar matahari masuk tanpa terhalang. Hindari tirai tebal karena bisa menutup kesan terbuka. Menurut laporan Houzz, pencahayaan alami yang optimal dapat meningkatkan persepsi luas hingga 30%.
Pilih Furnitur Multifungsi
Furnitur yang berat dan besar membuat open space terasa sesak. Pilih sofa dengan kaki terbuka, meja lipat, rak dinding, atau ottoman dengan penyimpanan internal. Furniture modular atau multifungsi memungkinkan area open space tetap fleksibel dan rapi, sekaligus memaksimalkan setiap sudut ruang.
Tips Memilih Furnitur Ringan
-
Pilih furnitur berukuran proporsional dengan ruangan.
-
Gunakan rak atau meja gantung untuk menghemat ruang lantai.
-
Hindari furnitur dengan motif terlalu ramai agar visual tetap lapang.
Gunakan Warna Netral dan Palet Monokrom
Warna terang seperti putih, krem, atau abu muda memberi ilusi ruang lebih luas. Kombinasikan furnitur dengan palet monokrom agar visual ruangan tidak terpecah. Jika ingin aksen warna, gunakan dalam jumlah kecil, misalnya bantal, vas, atau lampu gantung. Pemilihan warna adalah salah satu tips menata rumah open space paling efektif.
Zoning Area Secara Halus
Meski open space bersifat terbuka, tiap area tetap perlu identitas. Gunakan karpet, lampu gantung, atau rak untuk memisahkan ruang tamu, ruang makan, dan dapur tanpa menutup flow visual. Zoning halus menjaga keteraturan sekaligus memberi kenyamanan.