Otomotif . 07/10/2025, 16:45 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Perusahaan Otobus (PO) UTrans kembali mencuri perhatian dunia transportasi, dengan menghadirkan armada baru berbalut bodi Skylander F25.
Skylander F25 merupakan produk terbaru dari Karoseri New Armada, yang sempat dipamerkan di ajang GIIAS 2025 bersama Skylander R25.
Bukan cuma desainnya yang segar, bus ini juga mencetak sejarah sebagai varian Skylander pertama yang mengusung mesin depan.
Unit ini sempat mejeng di pameran otomotif GIIAS 2025, dan kini resmi dipasang menggunakan sasis Mercedes-Benz OF 1623 melayani perjalanan wisata.
Apa Bedanya Skylander F25 dengan R25
Meski masih membawa DNA desain dari pendahulunya, Skylander R25, versi F25 ini punya sentuhan yang bikin bus ini tampil berbeda.
Huruf “R” pada Skylander R25 berarti mempunyai makna "Rear" atau mesin belakang, sedangkan “F” di F25 menandakan "Front" alias mesin depan.
Artinya posisi mesin kini berpindah ke bagian depan bus, tepat di samping bangku pengemudi dengan rancangan terbaik dari New Armada.
Perubahan posisi mesin ini bikin tampilan depan sedikit berubah, terutama dengan hadirnya kisi-kisi tambahan di grille untuk membantu proses pendinginan.
Selain itu, penempatan bagasi juga mengalami penyesuaian. Biasanya bagasi berada di sisi samping bus, kini ada tambahan bagasi di bagian belakang.
Hadirnya bagasi di bagian belakang bus, membuat ruang penyimpanan ekstra, pas banget buat bus wisata yang banyak membawa barang bawaan dan oleh-oleh.
Desain Luar Futuristik, Bumper Lebih Gaha
Secara visual, Skylander F25 tampil modern dengan desain lampu depan baru berteknologi full LED yang keren dan fungsional.
Di bagian belakang, desain lampu kombinasi serta bumper yang lebih agresif menambah aura sporty. Tak ketinggalan, spoiler atap membuat tampilan bus makin aerodinamis.
Meski posisi mesin terletak di bagian depan enggak bikin kabin jadi sempit, Karoseri New Armada pintar menyiasati ruang di bodi terbaru ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media