Trend . 13/10/2025, 13:21 WIB

Mitos Ibu Hamil Tak Boleh Potong Rambut, Sudah Saatnya Kita Berhenti Percaya

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, mitos ibu hamil tak boleh potong rambut sudah menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan turun-temurun. Banyak yang percaya, tindakan sederhana seperti memangkas rambut bisa membawa nasib buruk bagi ibu atau memengaruhi kondisi janin di dalam kandungan. Namun, benarkah demikian?

Dalam kehidupan sehari-hari, mitos ini sering muncul di sela-sela percakapan keluarga atau nasihat dari orang tua. Ada yang bilang, potong rambut saat hamil bisa “memotong rezeki bayi” atau bahkan menyebabkan bayi lahir dengan rambut tipis. Kepercayaan semacam ini memang menarik secara budaya, tetapi jika ditinjau dari sisi medis, tidak ada bukti ilmiah yang mendukungnya.

Antara Kepercayaan dan Kenyataan

Dalam berbagai budaya di Asia, termasuk Indonesia, potong rambut saat hamil sering dikaitkan dengan nasib buruk atau tanda-tanda tertentu bagi bayi yang belum lahir. Ada yang mengatakan bayi bisa terlahir dengan tali pusar melilit, ada pula yang percaya bahwa rambut yang dipotong bisa “mengurangi rezeki” sang anak.

Padahal, hingga kini belum ada penelitian ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Para dokter sepakat bahwa mitos ibu hamil tak boleh potong rambut hanyalah kepercayaan lama tanpa dasar medis. Tidak ada hubungan antara panjang rambut seorang ibu dengan kesehatan, pertumbuhan, atau keselamatan janin di dalam kandungan.

Manfaat Memotong Rambut Saat Hamil

1. Mengurangi Kerontokan Pasca Melahirkan

Salah satu perubahan umum setelah melahirkan adalah kerontokan rambut akibat penurunan hormon estrogen. Potong rambut sebelum persalinan dapat membantu mengurangi tampilan rambut rontok yang berlebihan, sekaligus membuat penampilan tetap segar setelah masa nifas.

2. Praktis dan Mudah Dirawat

Rambut panjang memang indah, tapi selama kehamilan bisa terasa melelahkan untuk dirawat. Aktivitas seperti mencuci, mengeringkan, hingga menata rambut membutuhkan tenaga ekstra. Dengan potongan rambut pendek yang praktis, ibu hamil dapat menghemat waktu dan energi untuk fokus pada kesehatan diri serta calon buah hati.

3. Mengurangi Rasa Panas dan Tidak Nyaman

Bagi ibu hamil yang hidup di daerah tropis, rambut panjang dapat menambah rasa gerah. Memangkas rambut menjadi lebih pendek membantu sirkulasi udara di kepala, membuat tubuh terasa lebih ringan dan nyaman terutama di musim panas.

Pandangan Budaya dan Modernitas

Menariknya, meski mitos ini masih dipercaya sebagian masyarakat, kini semakin banyak calon ibu yang mulai berpikir modern dan memilih kenyamanan pribadi. Perubahan pandangan ini menandai kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan kesehatan diri tidak harus dibatasi oleh kepercayaan lama yang belum tentu benar.

Tidak ada dasar ilmiah yang membenarkan ibu hamil tak boleh potong rambut. Semua kembali pada keputusan da

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com