Transportasi Bebas Polusi, Transjakarta Hadirkan Bus Listrik Buatan Anak Negeri

lifestyle.fin.co.id - 13/10/2025, 17:15 WIB

Transportasi Bebas Polusi, Transjakarta Hadirkan Bus Listrik Buatan Anak Negeri

Foto ilustrasi bus listrik Transjakarta (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Transjakarta selangkah lebih dekat menuju masa depan transportasi bebas polusi, dengan menghadirkan bus listrik buatan anak negeri.

Kali ini bukan cuma soal teknologi canggih, tapi juga karya anak bangsa. Sebanyak 80 unit bus listrik buatan Indonesia, siap memperkuat armada Transjakarta.

Unit bus tanpa emisi ini dirakit oleh Karoseri Laksana, pabrikan otomotif lokal asal Ungaran, Jawa Tengah, yang udah lama dikenal karena desain dan inovasinya.

“Untuk pemilihan karoseri Laksana, kami menyerahkan kepada pihak APM karena tentunya secara teknis sudah melalui proses pengembangan sehingga kompatibilitas antara chassis dan karoserinya sudah teruji,” ungkap Vice President Corporate Secretary DAMRI Indonesia, Chrystian R. M. Pohan.

Uji Coba Sudah Dimulai di Koridor Pulogadung – Rawabuaya

Beberapa unit bus listrik ini sudah mendarat di Ibu Kota dan sedang menjalani fase uji coba di Koridor 2A atau Pulogadung – Rawabuaya.

“Masih gradual ya. Yang sudah kami deliver sekitar sepuluh unit dan akan terus kami deliver bertahap sampai akhir tahun dengan total 80 unit,” Manajer Brand & Marketing Communication Laksana Bus Manufaktur, Singgih Eko Yudistiro.

Sebelum benar-benar narik penumpang, setiap armada bakal melewati serangkaian tes teknis buat pastiin keamanan dan kenyamanannya.

“Ini masih ada beberapa di sini. Ada yang sudah siap kirim, ada yang masih di tahap finishing,” jelasnya.

Kalau semua lancar, kamu mungkin bakal naik bus ini tanpa sadar dalam waktu dekat. Suara lebih senyap, emisi nol, dan pastinya lebih ramah lingkungan.

Bukan Cuma Jakarta, Targetnya Nasiona

Menariknya, proyek ini nggak cuma berhenti di Jakarta. Trans Semarang udah ancang-ancang, buat ikut pakai bus listrik buatan Laksana juga.

“Kemarin kami juga ketemu dengan Gubernur Jawa Tengah. Beliau juga sempat berseloroh, ‘Eh bagus nih kayaknya kalau buat TransJateng," ucapnya.

Ini bisa jadi awal mula revolusi transportasi massal di berbagai kota di Indonesia, dengan perubahan menggunakan bus listrik buatan anak bangsa.

Langkah ini juga jadi bukti bahwa industri otomotif lokal bisa bersaing dan mendukung peralihan ke energi bersih, tanpa harus bergantung pada produk luar negeri.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Penulis FIN.CO.ID