Musim Pancaroba Bikin Tubuh Gampang Drop, Dokter Ungkap Cara Ampuh Jaga Imun Biar Nggak Gampang Sakit

lifestyle.fin.co.id - 31/10/2025, 15:55 WIB

Musim Pancaroba Bikin Tubuh Gampang Drop, Dokter Ungkap Cara Ampuh Jaga Imun Biar Nggak Gampang Sakit

Musim pancaroba bikin daya tahan tubuh anjlok. Foto: Freepik

fin.co.id - Perubahan musim dari kemarau ke hujan sering kali bikin banyak orang gampang sakit. Dokter spesialis anak Dr. Ian Suryadi Suteja, M.Med Sc, Sp.A mengungkapkan bahwa masa pancaroba adalah periode rawan karena tubuh dipaksa beradaptasi dengan cuaca ekstrem.

Menurut dr. Ian, bukan hanya anak-anak, tapi orang dewasa pun bisa ikut tumbang karena sistem imun sedang sibuk menyesuaikan diri. “Di musim pancaroba gini rata-rata daya tahan tubuh seseorang itu akan berkurang, karena tadi tubuh itu sedang berfokus untuk beradaptasi terhadap perubahan cuaca yang terlalu ekstrem,” jelasnya dalam diskusi kesehatan di Jakarta, Jumat lalu.

Kenapa Tubuh Jadi Mudah Sakit Saat Pancaroba?

Dr. Ian, yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, menjelaskan bahwa pancaroba bukan hanya soal hujan dan panas bergantian. Di balik itu, terjadi perubahan tekanan udara dan suhu yang membuat tubuh “bekerja keras” menyesuaikan diri.

Perubahan mendadak ini memicu stres pada tubuh. Akibatnya, produksi antibodi pun menurun. “Karena tubuh kita stres, tubuh itu tidak mampu menghasilkan antibodi yang cukup. Karena harusnya kita menghasilkan antibodi yang cukup, tapi tubuh kita tuh malah berubah enggak terlalu fokus menghasilkan daya tahan tubuh lagi, jadi berkurang,” ujar dokter yang juga berpraktik di Tzu Chi Hospital ini.

Kondisi tubuh yang sedang lemah inilah yang membuat seseorang lebih rentan tertular penyakit, mulai dari flu, batuk, hingga infeksi saluran pernapasan.

Virus Lebih Cepat Menyebar Saat Cuaca Tidak Stabil

Tidak hanya daya tahan tubuh yang menurun, perubahan cuaca ekstrem juga membuat virus dan bakteri lebih mudah berpindah. Dr. Ian menjelaskan bahwa saat pancaroba, tekanan udara bisa meningkat secara drastis, dan angin berhembus lebih cepat.

“Dengan perubahan tadi anginnya jadi cepat berhembus, itu lebih mudah lagi untuk menyebarkan kuman-kuman lebih gampang ter-transfer. Jadi serangkaian perubahan cuaca ini menyebabkan virus atau kuman lebih mudah menyebar,” katanya.

Artinya, semakin sering kamu berada di luar ruangan tanpa perlindungan seperti masker, semakin tinggi juga risiko tertular penyakit.

Tips Dokter Biar Tetap Fit di Musim Pancaroba

Menurut dr. Ian, kunci utama agar tetap sehat di tengah pancaroba adalah menjaga daya tahan tubuh dan kebersihan diri. Ia menekankan pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti:

  • Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
  • Rajin cuci tangan dengan sabun, terutama sebelum makan.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga imun.
  • Istirahat cukup dan hindari begadang.
  • Minum air putih yang cukup agar tubuh tidak dehidrasi.

Ia juga mengingatkan untuk konsumsi vitamin dan tidak memaksakan diri saat tubuh sedang tidak fit. “Banyak makan vitamin, vitamin C, vitamin D, sama Zinc itu meningkatkan daya tahan tubuh juga, ke mana-mana boleh pakai masker, kalau batuk atau pilek sudah ganggu banget kalau bisa cuti jangan ke sekolah atau kerja dulu,” ujarnya.

Fenomena pancaroba memang tidak bisa dihindari. Namun, dengan menjaga pola hidup sehat, risiko terkena penyakit bisa ditekan. Tubuh yang sehat dan sistem imun yang kuat menjadi benteng utama menghadapi cuaca yang berubah-ubah. (ANT)

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID