Pindad Siapkan Pabrik Baru untuk Mobil Nasional, Target Produksi 500 Ribu Unit per Tahun

lifestyle.fin.co.id - 10/12/2025, 17:37 WIB

Pindad Siapkan Pabrik Baru untuk Mobil Nasional, Target Produksi 500 Ribu Unit per Tahun

Pindad Siapkan Pabrik Baru untuk Mobil Nasional (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - PT Pindad terus tancap gas dalam proyek mobil nasional, Perusahaan BUMN ini resmi menggandeng Kementerian PPN/Bappenas serta Himpunan Kawasan Industri (HKI) untuk membangun pabrik otomotif baru yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kolaborasi tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah percepatan pengembangan mobil nasional sekaligus mendukung kawasan industri prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menyebut Indonesia sedang memasuki fase penting menuju kemandirian industri otomotif.

"Ini adalah sejarah baru untuk melanjutkan milestone yang belum selesai. Membuat mobil bisa, membuat pabrik mobil bisa, tapi membuat industri mobil nasional belum tentu bisa. Tanpa ada kawasan, pembangunan industri mobil nasional yang baik harus juga membangun ekosistem rantai pasoknya, dan ini perlu ada di kawasan industri, " ungkap Rachmat dalam keterangannya, dikutip Rabu 10 Desember 2025.

Menurutnya, pembangunan kawasan industri yang kuat, rantai pasok yang terintegrasi, dan penguasaan teknologi menjadi kunci daya saing kendaraan produksi dalam negeri.

"Kolaborasi ini diharapkan membuka peluang bagi Indonesia untuk mencapai kemandirian industri otomotif agar menjadi sebuah industri berkelas dunia," ucapnya.

Direktur Utama Pindad, Sigit P. Santosa, menegaskan proyek mobil nasional tidak boleh hanya sekadar slogan. Pindad siap membuktikan komitmennya melalui pembangunan fasilitas industri berskala besar.

"Pesan yang sama dari semua komisi kepada Pindad adalah jangan jadi euforia kalah. Pengembangan mobil nasional tidak bisa hanya sekadar program, kita harus melakukan piloting untuk inovasi teknologi dan membangun ekosistemnya," kata Sigit P. Santosa.

Pabrik baru tersebut rencananya berdiri di kawasan industri Subang. Pada tahap awal, kapasitas produksi ditargetkan mencapai 100 ribu unit pada tahun 2028, dan meningkat hingga 500 ribu unit per tahun sebagai target jangka panjang.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Penulis FIN.CO.ID