Beauty . 11/12/2025, 21:56 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Kalau wajah kamu tiba-tiba muncul bintik kecil mirip jerawat yang nggak hilang-hilang, apalagi terasa gatal dan muncul di area lembap, bisa jadi itu fungal acne. Banyak orang mengira ini cuma bruntusan biasa, padahal penyebabnya berbeda. Ini yang bikin perawatannya harus tepat, kalau tidak, kondisi kulit bisa makin kacau.
Fungal acne atau malassezia folliculitis muncul ketika jamur jenis malassezia tumbuh berlebihan di folikel rambut. Jangan salah, ini bukan jerawat akibat bakteri atau pori tersumbat. Jadi, kalau kamu hanya mengandalkan skincare anti-acne biasa, hasilnya sering nggak mempan. Jamur ini suka banget dengan kondisi kulit yang lembap, mudah berkeringat, atau tertutup pakaian yang terlalu ketat.
Sekarang pertanyaannya, bagaimana supaya kulit kembali normal dan bruntusan cepat mereda? Tenang, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk menghambat pertumbuhan jamur dan menyeimbangkan kondisi kulit.
Kulit tetap butuh hidrasi, tapi fungal acne bisa memburuk kalau lapisan kulit terlalu lembap. Karena itu, pilih pelembap bertekstur ringan atau watery. Teksturnya cepat menyerap sehingga kulit tidak terasa “pengap” dan jamur tidak mudah berkembang. Dengan hidrasi yang balance, kulit lebih sehat dan terasa nyaman.
Jamur sangat suka area lembap. Jadi, kalau kamu baru olahraga, bekerja di luar ruangan, atau banyak bergerak sampai keringatan, jangan tunda mandi. Membersihkan tubuh setelah aktivitas berat membantu mengurangi peluang jamur berkembang.
Kebiasaan simpel ini sering disepelekan, padahal efeknya besar. Semakin cepat kulit dibersihkan, semakin kecil risiko jamur berkembang tak terkendali.
Untuk mempercepat perbaikan kulit, kamu bisa menambahkan produk dengan kandungan antijamur. Beberapa bahan yang sering direkomendasikan antara lain:
Ketiga bahan ini membantu menekan pertumbuhan jamur penyebab fungal acne. Kamu bisa menggunakannya dalam bentuk sabun, sampo yang dijadikan face cleanser, atau krim khusus. Yang penting, gunakan secara konsisten.
Bahan lain yang bisa jadi andalan adalah salicylic acid. Selain membantu mengontrol minyak, salicylic acid bekerja membersihkan pori-pori sehingga area folikel tidak menjadi sarang jamur. Bahan ini juga membantu meredakan peradangan, jadi kulit terasa lebih tenang.
Gunakan salicylic acid dalam konsentrasi yang ringan dulu, terutama kalau kulitmu sensitif. Ketika kulit mulai beradaptasi, barulah intensitasnya bisa kamu atur lagi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media