fin.co.id - Objek wisata Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sempat lumpuh setelah diterjang banjir bandang pada Sabtu 20 Desember 2025.
Air banjir merendam kawasan wisata favorit tersebut hingga merusak sejumlah fasilitas utama, termasuk pemandian air panas dan jaringan pipa air.
Meski terdampak cukup parah, pemerintah daerah bergerak cepat dengan menargetkan pemulihan kawasan wisata Guci dapat rampung dalam waktu tujuh hari.
Kepala Disporapar Jawa Tengah, Masrofi, mengungkapkan, pembukaan kawasan wisata Guci nantinya akan dilakukan secara bertahap.
"Tidak (buka) seluruhnya. Menurut saya seperti itu, karena ada yang tidak terkendala dengan adanya bencana, itu bisa kalau dibuka," ungkap Masrofi kepada wartawan.
Area yang tidak terdampak langsung banjir mulai dipertimbangkan untuk dibuka, dengan catatan pengawasan dilakukan secara ketat.
"Kalau aman, sebagian bisa dibuka. Tapi kami tidak mau ambil risiko," jelasnya.
Mengantisipasi potensi bencana susulan di musim hujan, Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Tegal, M Afifudin mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan titik rawan bencana.
"Secara kebencanaan kita sudah siapkan titik titik mana di jalur Slawi ke Guci yang rawan," kata M Afifudin kepada wartawan.
Nantinya, petugas akan disiagakan di lokasi tersebut selama masa libur Nataru. Guna mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan, untuk segera diambil langkah cepat.
"Di titik itu akan dijaga petugas," ucapnya.
Guci merupakan salah satu destinasi wisata prioritas Jawa Tengah pada musim liburan akhir tahun, sehingga pemulihannya akan dilakukan secara cepat.