Bukan Koleksi Natal Biasa : Corteiz dan Denim Tears Hadirkan Kolaborasi Penuh Makna

lifestyle.fin.co.id - 22/12/2025, 19:16 WIB

Bukan Koleksi Natal Biasa : Corteiz dan Denim Tears Hadirkan Kolaborasi Penuh Makna
Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Bukan Koleksi Natal Biasa : Corteiz dan Denim Tears Hadirkan Kolaborasi Penuh Makna
Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)
Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)
Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)
Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)
Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)
Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

Corteiz dan Denim Tears hadirkan produk teba (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Momen Natal tahun ini terasa berbeda bagi pencinta streetwear global, dua kekuatan besar dari skena fashion urban Corteiz asal London dan Denim Tears dari Los Angeles, akhirnya menyatukan visi mereka dalam sebuah kolaborasi yang sejak awal sudah bikin hype.

Alih-alih tampil dengan nuansa liburan yang manis dan penuh ornamen Natal, kolaborasi ini justru mengambil jalur yang lebih berani. Corteiz dan Denim Tears memilih pendekatan visual yang keras, jujur, dan sarat makna—mewakili akar budaya serta realitas jalanan yang membentuk identitas masing-masing brand.

Kolaborasi ini menjadi titik temu antara karakter gritty khas UK yang dibangun Clint lewat Corteiz dan narasi sejarah diaspora Afrika, yang selama ini konsisten diangkat Emory Jones melalui Denim Tears. Hasilnya adalah koleksi kapsul yang tidak sekadar stylish, tetapi juga berbicara tentang ketangguhan, identitas, dan warisan budaya.

Sorotan utama jatuh pada penyatuan dua simbol ikonik Cotton Wreath milik Denim Tears yang penuh makna historis, dipadukan dengan logo Alcatraz Corteiz yang merepresentasikan perlawanan dan kebebasan. Logo hibrida ini muncul di berbagai item, menjadikannya benang merah yang kuat di seluruh koleksi.

Dari sisi produk, kolaborasi ini tampil lengkap. Mulai dari varsity jacket premium**, down jacket siap cuaca ekstrem, hingga sweatshirt heavyweight yang sudah menjadi signature kedua brand. Tak ketinggalan, graphic tee dan outerwear yang mempertegas pertemuan kultur street London dengan narasi sejarah global.

Di saat bersamaan, Corteiz juga mengumumkan rilisan koleksi mainline terbaru “RTW (Rule the World)”. Lini ini menghadirkan penyegaran pada item esensial mereka, termasuk tracksuit HMP dengan colorway baru, puffer jacket tangguh, serta update musiman untuk produk staple yang selama ini jadi incaran loyal fans.

Seluruh koleksi dijadwalkan rilis secara online, tepat di Hari Natal. Ketika sebagian dunia memilih melambat dan menikmati liburan, komunitas Corteiz dan Denim Tears justru bersiap siaga. Drop ini bahkan sudah disebut-sebut sebagai salah satu rilisan streetwear paling penting di musim liburan tahun ini.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Saya merupakan jurnalis fin.co.id yang bertugas meliput peristiwa di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Selain aktif sebagai penulis berita, saya juga aktif menjalani hobi Fotografi dan travelling.