Kuliner . 31/12/2025, 14:01 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Solo dikenal sebagai kota budaya yang tak hanya kaya tradisi, tetapi juga surganya kuliner dengan rasa yang sangat nikmat.
Salah satu yang tak pernah kehilangan penggemar adalah tahu kupat, kuliner khas Solo yang murah, mengenyangkan, dan penuh nostalgia.
Di antara banyak penjual tahu kupat di Solo, Tahu Kupat Pak Gombloh menjadi nama yang kerap diburu wisatawan maupun warga lokal.
Warung legendaris ini berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 62, Laweyan, Solo, dan telah beroperasi selama lebih dari setengah abad.
Setiap hari sejak pukul 07.00 hingga 15.00 WIB, antrean pembeli nyaris tak pernah putus. Keramaian itu nampak, saat fin.co.id datang ke lokasi
Mulai dari pekerja pagi hingga pelancong luar kota, rela datang mengantri demi sepiring tahu kupat yang terkenal konsisten rasanya.
Popularitas Tahu Kupat Pak Gombloh bukan tanpa alasan. Selain cita rasa yang khas, harga ramah kantong menjadi daya tarik utama.
Dengan hanya Rp 9.000, pembeli sudah mendapatkan sepiring tahu kupat lengkap berisi potongan tahu kecil, irisan kupat, tauge segar, mi kuning, kol, kacang goreng, taburan seledri, serta tambahan bakwan.
Semuanya disiram kuah kecap kental yang berpadu dengan kuah air bawang, menciptakan rasa manis dan gurih yang pas di lidah.
Saat itu tim fin.co.id mencicip seporsi tahu kupat lengkap, ditambah telor dadar berukuran vesar yang dijual dengan harga Rp 5000.
Pilihan minuman di warung ini juga bersahabat, mulai dari teh hangat, es teh, jeruk hangat, es jeruk, hingga lemon tea, semuanya dibanderol dengan harga Rp 3.000 sampai Rp 4.000 saja.
Meski harganya terjangkau, soal kualitas Tahu Kupat Pak Gombloh tak main-main. Sejak pertama kali dirintis pada tahun 1973, racikan rasa tak pernah berubah.
Tahu disajikan dalam kondisi hangat, kuah kecapnya kental dan meresap, sementara aroma bawang menjadi ciri khas yang selalu menggoda.
Bagi pencinta kuliner tradisional, tahu kupat ini bukan sekadar makanan, melainkan pengalaman rasa yang membawa kembali kenangan lama.
Perpaduan manis, gurih, dan tekstur beragam membuatnya cocok disantap kapan saja, terutama bagi mereka yang gemar menjelajah kuliner khas daerah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media