fin.co.id - Brand streetwear legendaris asal Jepang, A Bathing Ape (BAPE), kembali memanaskan mode fashion global dengan model terbarunya.
Lewat koleksi Spring/Summer 2026 bertajuk “Golden Era”, BAPE menghidupkan ulang atmosfer awal 2000an ketika streetwear bukan sekadar gaya, tapi bentuk perlawanan budaya.
Namun alih-alih sekadar bernostalgia, BAPE memilih pendekatan yang lebih matang. “Golden Era” hadir sebagai reinterpretasi modern atas DNA rebel, yang dulu membesarkan nama brand ini di kancah global.
Kampanye Visual Penuh Nostalgia Futuristi
Kampanye koleksi ini direkam di berbagai sudut ikonik Tokyo, mulai dari rooftop Shibuya yang urban hingga rumah tradisional Jepang yang sarat nilai historis.
Elemen paling mencuri perhatian adalah instalasi televisi surealis yang menampilkan visual arsip, menciptakan dialog antara masa lalu dan masa kini dalam balutan estetika khas BAPE.
Menswear : Eksperimen Teknis dan Referensi Pop Cultur
Di lini menswear, BAPE menampilkan eksplorasi teknis lewat motif baru seperti Multi Pixel Camo dan Glitch Woodland Camo.
Keduanya menawarkan tampilan kamuflase digital yang terasa futuristik, namun tetap akrab bagi penggemar lama.
Salah satu highlight musim ini adalah debut hoodie Bapeman-X, yang dilengkapi panel mata berbahan mesh.
Desain ini terinspirasi dari komik Amerika, menghadirkan siluet berani yang siap menjadi statement piece di street culture masa kini.
Womenswear : Feminin, Playful, dan Tetap Ikonis
Sementara itu, koleksi womenswear BAPE menampilkan sisi yang lebih lembut namun tetap playful.
Palet warna eksklusif pink-oranye mendominasi, dipadukan dengan aksesori Baby Milo berhiaskan rhinestone yang memberi sentuhan glam tanpa kehilangan identitas streetwear.
Sebagai penghormatan terhadap warisan brand, BAPE memperkenalkan Japanese Indigo Art Camo.