fin.co.id - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menghadirkan layanan Bus Perintis Damri, untuk membuka akses baru menuju kawasan strategis dan destinasi wisata.
Sekretaris Daerah Lampung Barat, Nukman menyebutkan, bahwa pengoperasian bus perintis Damri merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.
"Dengan beroperasinya layanan ini, masyarakat kini memiliki pilihan transportasi yang aman, terjangkau, dan menjangkau kawasan strategis hingga destinasi wisata unggulan daerah," ungkap Nukman kepada wartawan.
Menurutnya, transportasi publik yang terjangkau dan terjadwal rapi menjadi kunci pemerataan pembangunan.
Enam Unit Bus Layani Tiga Trayek Utama
Lampung Barat dikenal memiliki banyak destinasi alam potensial, mulai dari Danau Ranau hingga kawasan Lumbok Seminung.
Namun, keterbatasan sarana transportasi kerap menjadi kendala bagi wisatawan maupun warga lokal.
Dengan masuknya bus Damri ke jalur strategis, pemerintah berharap kunjungan wisata meningkat, terutama dari kalangan muda yang kini lebih memilih moda transportasi praktis dan ekonomis
Perwakilan pengurus Damri Lampung Barat, Sarno mengungkapkan, jalur perintis ini sangat membantu mobilitas warga untuk keperluan kerja, pendidikan, hingga kebutuhan harian.
“Peluncuran trayek Liwa–Lumbok Seminung menjadi momen penting karena, untuk pertama kalinya akses transportasi umum menuju kawasan Pasar Tematik dan pariwisata Lumbok Seminung dibuka secara resmi,” ucap Sarno kepada wartawan.
Saat ini, Damri mengoperasikan enam unit bus untuk melayani tiga trayek utama di wilayah Lampung Barat dan sekitarnya.
Setiap trayek dilayani oleh 2 bus pulang-pergi (PP), agar perjalanan masyarakat tetap lancar dan berkesinambungan.
Seluruh armada diberangkatkan dari Terminal Pasar Liwa, dengan jadwal operasional :
- Pagi pukul 07.30 – 07.45 WIB.
- Siang pukul 13.00 WIB.
Jadwal tersebut berlaku baik untuk perjalanan pergi maupun kembali, sehingga memudahkan penumpang mengatur waktu.