Trend . 04/02/2026, 12:48 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Kalender astronomi dunia bersiap menyambut fenomena alam memukau pada bulan ini. Gerhana Matahari Cincin perdana pada tahun 2026 akan melintasi sejumlah wilayah di Bumi pada Selasa, 17 Februari mendatang. Peristiwa ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para pengamat langit dan peneliti antariksa di seluruh dunia.
Secara ilmiah, gerhana Matahari terjadi saat posisi Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari. Konfigurasi ini menyebabkan Bulan menghalangi sebagian atau seluruh cahaya Matahari yang menuju ke permukaan Bumi. Melansir buku Materi Dasar Pendidikan Falakiyah karya Rakhmad Zailani Kiki dkk, fenomena ini menunjukkan keajaiban geometri alam semesta.
Meskipun ukuran Bulan jauh lebih kecil daripada Matahari, satelit alami Bumi ini mampu menutupi cahaya sang surya. Hal ini terjadi karena jarak rata-rata Bulan ke Bumi yang hanya berkisar 384.400 kilometer, jauh lebih dekat jika kita bandingkan dengan jarak rata-rata Matahari ke Bumi yang mencapai 149.680.000 kilometer.
Mengenal Karakteristik "Cincin Api"
Gerhana Matahari Cincin, atau yang populer dengan sebutan Annular Solar Eclipse, memiliki karakteristik visual yang unik. Fenomena ini muncul ketika piringan Bulan hanya menutupi bagian tengah piringan Matahari. Kondisi tersebut terjadi saat Bulan berada pada titik yang lebih jauh dari Bumi dalam orbit elipsnya, sehingga ukuran piringan Bulan tampak lebih kecil daripada piringan Matahari.
Saat puncak gerhana berlangsung, piringan Bulan akan berada tepat di tengah piringan Matahari. Namun, karena ukurannya yang tampak lebih kecil, Bulan tidak sanggup menutup seluruh cahaya Matahari secara sempurna. Sisa cahaya yang tidak tertutupi tersebut akan membentuk lingkaran cahaya terang di sekeliling bayangan gelap Bulan, yang terlihat menyerupai sebuah cincin bercahaya atau "cincin api" di langit hitam.
Jadwal Lengkap Gerhana 17 Februari 2026
Berdasarkan data dari laman astronomi Earth Sky, gerhana Matahari pertama di tahun 2026 ini akan berlangsung dalam beberapa fase waktu. Berikut adalah jadwal lengkap perjalanan gerhana dalam format Waktu Indonesia Barat (WIB):
Fase Gerhana Sebagian Dimulai: Pukul 16:56 WIB
Fase Gerhana Cincin Dimulai: Pukul 18:42 WIB
Puncak Gerhana Maksimum: Pukul 19:12 WIB
Fase Gerhana Cincin Berakhir: Pukul 19:41 WIB
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media