fin.co.id - Setelah gempa bumi magnitudo 6,4 (diperbarui 6,2) mengguncang Kabupaten Pacitan dini hari Jumat (06/02/2026), guncangan juga terasa di wilayah operasional KAI Daop 6 Yogyakarta.
Meski sempat menunda operasi, PT Kereta Api Indonesia memastikan semua perjalanan kereta kembali aman, selamat, dan berjalan normal setelah pemeriksaan menyeluruh.
Respons Cepat KAI Usai Gempa
Begitu gempa terasa sekitar pukul 01.06 WIB, KAI Daop 6 langsung menerapkan langkah keselamatan Berhenti Luar Biasa (BLB).
Langkah itu diterapkan kepada seluruh perjalanan kereta di wilayah Yogyakarta, guna kenyamanan dan keselamatan para penumpang.
Tiap rangkaian kereta api, jalur rel, jembatan, serta prasarana pendukung diperiksa secara detail untuk memastikan tidak ada kerusakan akibat gempa.
Tim lapangan bergerak cepat dan teliti, hasil pemeriksaan menyatakan semua lintasan dan fasilitas kereta aman. Akhirnya, pukul 02.04 WIB, layanan kereta api kembali berjalan normal tanpa gangguan berarti.
Lebih dari Sepuluh KA Terhenti Sementara Demi Keselamatan
Selama proses pemeriksaan pascagempa, setidaknya 14 perjalanan kereta sempat diberhentikan luar biasa demi keselamatan penumpang dan operasional yang optimal.
Daftar kereta yang terdampak mencakup berbagai layanan kereta jarak jauh dan komersial diantaranya :
- KA 87B Sancaka.
- KA 2771 Bungtalun Service.
- KA 255B Jaka Tingkir.
- KA 301 Parcel Tengah.
- KA 305 Parcel Selatan.
- KA 2601 Mawalo Tanker.
- KA 7001 Gajayana Tambahan.
- KA 169B Malioboro Ekspres.
- KA 80B Lodaya.
- KA 104 Bogowonto.
- KA 68 Malabar.
- KA 36 Gajayana.
- KA 246B Majapahit
- KA 252B Jayakarta.
Meski sempat terhenti, seluruh kereta ini kini telah melanjutkan perjalanannya dengan aman setelah dipastikan prasarana dan sarana dalam kondisi terbaik.
Prioritas Utama : Keselamatan Penumpang
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan permohonan maaf, atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan karena BLB.
"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. Pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan oleh KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga,” kata Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih.