Jangan Asal Sulut! Ternyata Ada Legenda Mencekam di Balik Petasan Imlek

lifestyle.fin.co.id - 08/02/2026, 14:28 WIB

Jangan Asal Sulut! Ternyata Ada Legenda Mencekam di Balik Petasan Imlek

Penasaran kenapa petasan identik dengan Imlek? Simak sejarah legenda monster Nian dan filosofi pengusir sial di balik tradisi Tahun Baru China ini.

fin.co.id - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan warna merah, amplop angpau, dan suara ledakan petasan yang memekakkan telinga. Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa tradisi ini seolah wajib ada setiap tahun? Bukan sekadar hura-hura atau pamer kemeriahan, ternyata ada sejarah mendalam dan legenda mencekam yang melatarbelakangi penggunaan petasan dalam tradisi Tionghoa.

Jangan sampai kamu hanya ikut-ikutan menyulut kembang api tanpa tahu makna filosofisnya. Di balik kepulan asap dan percikan apinya, petasan menyimpan simbol pengusir bala yang telah bertahan selama ribuan tahun. Mari kita bedah alasan mengapa benda satu ini menjadi elemen krusial yang menentukan keberuntungan kamu di tahun yang baru.

Legenda Nian: Monster yang Takut Suara Berisik

Akar tradisi petasan bermula dari sebuah legenda kuno tentang monster mengerikan bernama Nian. Menurut mitologi Tiongkok, Nian adalah makhluk buas yang muncul dari dasar laut atau hutan setiap akhir musim dingin untuk memangsa ternak, tanaman, bahkan penduduk desa. Nian menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat agraris zaman dahulu.

Suatu ketika, penduduk desa menyadari bahwa monster ganas ini memiliki kelemahan yang cukup unik. Nian ternyata sangat takut dengan warna merah, api, dan suara ledakan yang keras. Sejak saat itu, orang-orang mulai membakar bambu untuk menghasilkan suara "pletak-pletok" yang nyaring demi mengusir sang monster. Bambu yang dibakar akan memuai dan meledak, menciptakan efek kejut yang efektif menjauhkan Nian dari pemukiman.

Seiring ditemukannya bubuk mesiu pada masa Dinasti Tang, bambu bakar pun berganti menjadi petasan modern. Namun, esensinya tetap sama yakni untuk mengusir segala bentuk kesialan dan energi negatif yang dilambangkan oleh sosok Nian tersebut.

Filosofi "Guo Nian": Melewati Masa Sulit

Tahukah kamu bahwa istilah Tahun Baru dalam bahasa Mandarin adalah "Guo Nian"? Secara harfiah, istilah ini berarti "Melewati Nian" atau "Mengalahkan Monster". Menyalakan petasan menjadi simbol kemenangan manusia atas rasa takut dan rintangan di tahun yang lalu.

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa suara ledakan petasan yang memekakkan telinga berfungsi untuk "membersihkan" jalan bagi keberuntungan (Hocky) agar bisa masuk ke dalam rumah tanpa hambatan. Tanpa suara ledakan ini, roh jahat atau nasib buruk dianggap masih bersembunyi di sudut-sudut rumah, siap mengganggu keharmonisan keluarga di tahun yang baru.

Simbol Keberuntungan dan Harapan Baru

Warna merah pada bungkus petasan bukan sekadar estetika. Merah melambangkan vitalitas, kebahagiaan, dan keberuntungan. Saat petasan meledak, kertas-kertas merah yang hancur akan berserakan di lantai rumah. Uniknya, ada tradisi yang melarang orang untuk menyapu sampah kertas petasan ini pada hari pertama Imlek.

Mengapa demikian? Karena tumpukan kertas merah tersebut dianggap sebagai hamparan karpet keberuntungan. Menyapu lantai berarti membuang rezeki yang baru saja turun. Jadi, jangan heran jika kamu melihat halaman rumah warga Tionghoa tampak berantakan dengan serpihan merah setelah malam pergantian tahun. Itu adalah pemandangan "rejeki" yang sedang menetap.

Jadi, sekarang kamu paham mengapa petasan identik dengan Imlek. Ini bukan tentang mengganggu kenyamanan tetangga, melainkan sebuah ritual optimisme. Suara ledakan itu adalah pengingat bahwa kita telah berhasil melewati tahun yang berat dan siap menyambut masa depan dengan semangat baru yang membara.

Petasan adalah simbol keberanian manusia menghadapi ketidakpastian. Dengan membakar petasan, mereka seolah berkata pada dunia bahwa tidak ada "monster" atau kesialan yang tidak bisa dikalahkan dengan keberanian dan kegembiraan.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern