fin.co.id - Levis kembali menjadi sorotan global, dengan meluncurkan kampanye internasional terbaru bertajuk “Behind Every Original” yang langsung mencuri perhatian saat momen Super Bowl 2026.
Kampanye ambisius ini bukan sekadar iklan biasa, Levis membalik cara bercerita dengan perspektif yang tak terduga, menampilkan ikon dan individu biasa dari tampak belakang.
Sebuah simbol visual, yang selama ini telah melekat kuat pada identitas produk jeans mereka selama lebih dari satu abad.
Kampanye baru ini digagas sebagai bentuk perayaan ekspresi diri yang autentik dan mengajak penonton, melihat bagaimana berbagai individu.
Bisa dimulai dari selebritas hingga figur lintas budaya,menjadi pendorong perubahan di dunia musik, olahraga, fashion, hingga seni.
Super Bowl Jadi Latar Debut yang Tepat
Levis memilih Super Bowl 2026 yang digelar di Levis Stadium sebagai panggung perdana kampanye ini, menegaskan bahwa merek denim legendaris ini tetap berada di pusat budaya populer dan perbincangan global.
Film anthem berjudul Backstory yang disutradarai oleh Kim Gehrig, mengusung konsep unik yang menampilkan tokoh besar secara eksklusif dari belakang, sementara mereka berbagi kisah hubungan mereka dengan Levis
Pilihan sudut pandang tampak belakang itu bukan tanpa alasan, Levis menegaskan bahwa struktur jahitan arcuate, siluet khas, dan ikon Red Tab.
Ini merupakan bagian paling mudah dikenali dari jeans mereka, membuatnya sempurna untuk menyimbolkan keunikan dan keaslian si pemakai.
Bintang Multigenerasi dan Ekspresi Diri yang Beragam
Film Backstory menampilkan jajaran talenta global, yang mewakili beragam dunia kreatif dan budaya, beberapa di antaranya adalah :
- Doechii, artis peraih Grammy yang dikenal dengan gaya penuh karakter.
- ROSÉ, superstar global yang menggabungkan musik dan fashion
- Shai Gilgeous-Alexander, pemain NBA MVP dan juara.
- Questlove, musisi ikonik dan kreator multitalenta.
- Stefanie Giesinger, model sekaligus suara budaya kontemporer.
- Woody dari Toy Story sebagai representasi figur ikonik budaya pop.
Semua tampil dalam balutan denim Levis khas mereka, mulai dari Low Slim Bootcut, Loose Bootcut, hingga 578 Baggy Jeans.
Leviz menegaskan bahwa denim tidak hanya sekadar busana, tetapi medium ekspresi diri tanpa kompromi yang tumbuh bersama pemakainya di berbagai momen kehidupan.