Beauty . 11/02/2026, 19:40 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - ERHA Skincare Group semakin memperkokoh posisinya sebagai pemimpin pasar skincare dermatologi di Indonesia. Langkah strategis ini menyusul lonjakan signifikan permintaan produk perawatan kulit di kawasan ASEAN. ERHA merespons tren positif tersebut dengan meluncurkan tiga inovasi produk terbaru yang lahir dari riset klinis mendalam dan keahlian para dermatolog.
Ketiga produk andalan tersebut meliputi ERHA SKINSITIVE Ultracalm Face Sunscreen, ERHA ACNEACT Micellar Water, dan lini parfum premium pria, HisErha Duo Parfum. Peluncuran ini menjadi momentum penting mengingat pasar skincare dermatologi di ASEAN diprediksi menyentuh angka US$ 1,52 miliar pada 2025. Angka ini terus meroket hingga proyeksi US$ 2,29 miliar pada 2030 dengan rata-rata pertumbuhan (CAGR) sebesar 8,54 persen.
Indonesia memegang peranan vital dalam peta persaingan ini. Saat ini, tanah air menguasai 43,5 persen pangsa pasar skincare untuk kulit sensitif di ASEAN. Dengan pertumbuhan pasar nasional yang diperkirakan mencapai US$ 4,64 miliar pada 2032, ERHA menegaskan komitmennya sebagai pionir yang telah konsisten selama 25 tahun memberikan solusi berbasis praktik klinis nyata.
Direktur Brand, Marketing, dan Sales ERHA Skincare Group, Afril Wibisono, menyatakan bahwa ERHA tidak sekadar mengikuti arus tren pasar. Menurutnya, perusahaan fokus membangun standar industri yang tinggi.
"Tiga inovasi ini memperkuat posisi kami sebagai pionir skincare dermatologi Indonesia. Produk kami lahir dari praktik klinik, bukan sekadar klaim pemasaran," ujar Afril dalam keterangannya di Jakarta.
Afril membedakan pendekatan ERHA dengan label "dermatologist-tested" yang banyak beredar di pasaran. Ia mengusung konsep Clinically Created dan Dermatologist Trusted. Konsep Clinically Created berarti laboratorium medis berstandar farmasi merancang produk tersebut, sementara tim dermatolog merumuskannya secara langsung berdasarkan pengujian pada pasien asli.
Di sisi lain, label Dermatologist Trusted tercermin dari validasi lebih dari 200 tenaga medis profesional. Dukungan jaringan 112 klinik di seluruh Indonesia memperkuat kepercayaan konsumen terhadap efikasi produk ERHA.
"Perbedaan fundamental kami terletak pada penciptaan produk. Dermatolog yang menangani ribuan pasien setiap hari merumuskan langsung produk ini. Autentisitas seperti ini tidak bisa dibeli dengan nilai transaksi pemasaran semata," tegas Afril.
Keunggulan Standar Medis dan Formulasi
ERHA memiliki rekam jejak yang sulit tertandingi sejak tahun 1999. Perusahaan mengandalkan masukan medis dari pengalaman klinis nyata, bukan sekadar laboratorium kosmetik biasa. Afril mengibaratkan perbandingan riset ERHA dengan merek lain seperti melakukan sensus nasional melawan polling sepuluh orang.
"Merek lain mungkin melakukan tes pada 30 orang selama dua minggu. Kami melakukan observasi pada ribuan pasien selama tiga bulan, bahkan konsisten selama 25 tahun terakhir," tambahnya.
Dari sisi formulasi, ERHA menggunakan konsentrasi medical-grade untuk menjamin efektivitas tinggi. Teknologi penghantaran bahan aktif (delivery system) yang canggih serta optimasi pH memastikan produk bekerja maksimal tanpa merusak lapisan kulit.
Detail Inovasi Produk Terbaru
Inovasi pertama, ERHA SKINSITIVE Ultracalm Face Sunscreen SPF 50 PA++++, menyasar pemilik kulit sensitif yang kerap mengalami kemerahan. Data internal menunjukkan 26,9 persen konsumen generasi Y di Indonesia menghadapi masalah kulit sensitif. Produk ini menggunakan teknologi Hybrid UV Filter yang menggabungkan filter fisik dan kimia. Keunggulannya terletak pada tekstur ringan tanpa meninggalkan residu putih (no white cast). Kandungan Skin-Identical Ceramide dan Niacinamide di dalamnya bekerja memperkuat skin barrier sekaligus mencerahkan kulit.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media