Puasa Jalan Terus, Keselamatan Jangan Putus! Ini 5 Tips Aman Naik Motor Saat Ramadan

lifestyle.fin.co.id - 25/02/2026, 08:37 WIB

Puasa Jalan Terus, Keselamatan Jangan Putus! Ini 5 Tips Aman Naik Motor Saat Ramadan

Pengendara motor (Dok Wahana)

fin.co.id - Saat bulang Ramadan, aktivitas harian tetap berjalan seperti biasa, termasuk mobilitas di jalan raya. Namun perubahan pola makan dan jam istirahat selama berpuasa sering kali berdampak pada stamina serta fokus pengendara.

Dalam kondisi seperti ini, aspek keselamatan tidak boleh diabaikan, terutama bagi pengguna sepeda motor yang dituntut selalu waspada di setiap perjalanan.Berkendara dengan menggunakan sepeda motor bukan perkara mudah saat kondisi berpuasa, dikarenakan kondi fisik yang pasti menurun, lelah, kantuk, dan penurunan fokus.

Meski begitu, semangat #Cari_Aman harus tetap digaungkan, pengendara diimbau untuk lebih peduli terhadap kondisi diri dan menerapkan kebiasaan berkendara aman di setiap perjalanan.

“Keselamatan berkendara tidak hanya soal keterampilan mengendarai sepeda motor, tetapi bagaimana pengendara mempersiapkan diri sebelum berangkat dan tetap waspada selama di jalan. Saat berpuasa, berkendara menuntut lebih perhatian ekstra agar tetap #Cari_Aman,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.

Sejalan dengan hal tersebut, terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian utama para pengguna sepeda motor selama menjalani ibadah puasa. Lima poin berikut diharapkan dapat menjadi panduan praktis agar aktivitas berkendara tetap aman, nyaman, dan selamat, sekaligus #Cari_Aman di jalan raya.

Atur Rute Perjalanan

Merencanakan rute perjalanan menjadi langkah awal yang sangat penting sebelum berkendara. Dengan mengetahui jalur yang akan dilalui, pengendara dapat menghindari titik kemacetan tinggi atau jam sibuk lalu lintas yang berpotensi menimbulkan stres dan kelelahan. Rute yang lebih lancar membantu menjaga emosi tetap stabil dan konsentrasi berkendara tetap terjaga.

Manajemen Waktu Tidur yang Baik

Kurangnya waktu istirahat merupakan salah satu penyebab utama menurunnya konsentrasi saat berkendara. Selama Ramadan, siklus tidur sering kali terpotong karena harus bangun sahur dan menjalankan ibadah malam. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat memicu rasa kantuk berlebih hingga microsleep yang sangat berbahaya.

Asupan yang Cukup Saat Sahur

Sahur memegang peranan penting sebagai sumber energi utama. Melewatkan sahur atau bahkan mengonsumsi makanan yang tidak seimbang dapat membuat tubuh cepat lemas dan mengantuk saat berkendara. Asupan cairan yang cukup juga membantu menjaga kebugaran tubuh sehingga konsentrasi tetap optimal.

Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap

Perlengkapan berkendara bukan sekadar pelengkap, melainkan perlindungan utama bagi pengendara sepeda motor. Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu wajib digunakan. Selain melindungi tubuh jika terjadi hal yang tidak diinginkan, perlengkapan berkendara lengkap juga meningkatkan rasa percaya diri dan kenyamanan selama perjalanan.

Jaga Jarak Aman

Menjaga jarak aman antar kendaraan sangat krusial, terutama saat berpuasa ketika konsentrasi dapat menurun akibat rasa lelah atau haus. Dengan jarak yang cukup, pengendara memiliki waktu reaksi yang lebih panjang untuk mengantisipasi situasi darurat di jalan. Disiplin menjaga jarak aman merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca