Tarif Bus AKAP Naik saat Mudik Lebaran, Begini Penjelasan Pengusaha Otobus

lifestyle.fin.co.id - 02/03/2026, 15:09 WIB

Tarif Bus AKAP Naik saat Mudik Lebaran, Begini Penjelasan Pengusaha Otobus

Ketua IPOMI, Kurnia Lesani Andan (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Kenaikan tarif bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) setiap musim mudik Lebaran, belakangan kembali jadi perbincangan masyarakat.

Banyak calon penumpang mempertanyakan lonjakan tersebut, karena harga tiket yang dijual berbeda dengan harga jual di luar momentum lebaran.

Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan mengungkapkan, operator memiliki dasar perhitungan operasional yang jelas dalam menentukan tarif.

“Artinya, kalau tiket itu di Rp 300.000, mungkin naiknya sekitar Rp 400.000 sampai 450.000,” ungkap Kurnia Lesani kepada wartawan.

Menurutnya, ketidakseimbangan arus perjalanan selama arus mudik lebaran menjadi salah satu faktor utama perbedaan harga jual tiket.

Saat periode mudik, bus biasanya berangkat penuh dari wilayah barat menuju timur. Namun, saat kembali ke Barat, banyak armada yang melaju tanpa penumpang.

Kondisi tersebut membuat operator tetap menanggung biaya operasional, meski tidak memperoleh pemasukan dari perjalanan balik. 

Di sisi lain, perusahaan juga menghadapi peningkatan pengeluaran selama Lebaran. Karena itu, penyesuaian tarif menjadi langkah yang tidak bisa dihindari.

“Jadi, kenaikan harga tiket itu sebenarnya kisarannya sekitar 40 sampai 50 persen,” ucapnya.

Operator harus menjaga keberlangsungan operasional sekaligus memastikan layanan tetap berjalan optimal selama lonjakan permintaan.

Meskipun permintaan penjualan tiket mudik lebaran selalu meningkat signifikan, perusahaan otobus tetap menjaga tarif agar tetap rasional.

Operator bus telah menghitung berbagai aspek, mulai dari ketidakseimbangan arus perjalanan hingga daya saing dengan transportasi lain.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Saya merupakan jurnalis fin.co.id yang bertugas meliput peristiwa di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Selain aktif sebagai penulis berita, saya juga aktif menjalani hobi Fotografi dan travelling.