fin.co.id - Permintaan tiket bus Damri untuk mudik Lebaran 2026 mulai naik signifikan menjelang puncak arus mudik, yaitu pada pertengahan Maret mendatang.
Tren ini menunjukkan bahwa banyak pemudik tidak menunggu hingga dekat hari keberangkatan untuk memesan tiket, tetapi sudah merencanakan perjalanan sejak awal.
Head of Corporate Communication Damri, Septian Adri mengatakan, bahwa kursi bus pada beberapa tanggal favorit kini telah terisi sekitar 50 persen.
"Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak menunggu mendekati Lebaran untuk membeli tiket," kata Septian Adri.
Menurutnya, lonjakan pemesanan tiket terjadi terutama pada tanggal H-3 hingga H-1 menjelang Lebaran.
Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap layanan bus Damri, menjelang libur lebaran 2026 tersebut.
Damri memproyeksikan akan melayani lebih dari 2,7 juta penumpang, selama periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026.
Angka itu meningkat sekitar 34 persen dibanding tahun lalu, seiring dengan perluasan kapasitas operasional serta perbaikan layanan di banyak wilayah.
Untuk mengantisipasi lonjakan transaksi, Damri sudah memperkuat sistem pemesanan tiket melalui berbagai saluran digital.
Penumpang kini dapat membeli tiket secara cepat dan aman melalui Damri Apps, situs resmi, dan kanal resmi lain yang telah disediakan.
"Setiap tahun kami melihat pola peningkatan transaksi secara signifikan dalam waktu singkat menjelang puncak mudik," ucapnya.
"Sistem pemesanan kami dirancang untuk mengelola lonjakan tersebut, namun masyarakat tetap kami imbau untuk melakukan pembelian lebih awal, khususnya pada tanggal-tanggal favorit untuk kepastian kursi dan fleksibilitas jadwal," sambungnya.
Meski sistem sudah siap, Damri tetap mengimbau calon penumpang agar memesan tiket lebih awal.
Langkah ini membantu pemudik mendapatkan kursi yang diinginkan dan memilih jadwal keberangkatan yang fleksibel tanpa menunggu waktu terakhir.