fin.co.id - Menjelang mudik Lebaran 2026, aktivitas penjualan tiket bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) di Terminal Seruni, Kota Cilegon, Banten masih berjalan stabil.
Hingga awal Maret, harga tiket bus di terminal ini belum menunjukkan kenaikan yang signifikan meskipun permintaan mulai meningkat.
Suasana terminal juga masih normal, meski calon penumpang terus datang untuk memesan tiket keberangkatan ke berbagai daerah di Pulau Jawa.
Pemudik Mulai Pesan Tiket Sejak Awal Februari
Banyak calon pemudik memilih memesan tiket lebih awal, mereka memanfaatkan waktu sejak awal Februari untuk mengamankan.
Langkah ini juga membantu penumpang menghindari risiko kehabisan tiket, terutama untuk rute yang cukup padat saat musim mudik
Jawa Tengah dan Jawa Timur Jadi Tujuan Favorit
Rute perjalanan menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, hingga kini masih mendominasi penjualan tiket di terminal tersebut.
Banyak pemudik dari wilayah Cilegon, memilih kota-kota di dua provinsi itu sebagai tujuan utama perjalanan mudik Lebaran tahun ini.
Tingginya minat terhadap rute tersebut, membuat beberapa keberangkatan bus cepat terisi.
Petugas loket tiket bus bernama Iqbal menyebutkan, bahwa sebagian besar tiket untuk berbagai tanggal keberangkatan masih tersedia.
Namun beberapa rute tertentu sudah mengalami lonjakan permintaan, seperti Yogyakarta dan Jember untuk keberangkatan 19 Maret.
Harga Tiket Berpotensi Naik Tiga Kali Lipat
Peningkatan pembelian tiket diperkirakan mulai terjadi 17 Maret hingga menjelang Hari Raya Idul fitri, yang diprediksi membuat harga tiket juga ikut melonjak.
"Kenaikannya tiga kali lipat. Harga normalnya Rp280.000 menjadi Rp725.000," ungkap Iqbal di lokasi.