Agar Maag Tidak Kambuh, Hindari 5 Kebiasaan Ini Mulai Sekarang

lifestyle.fin.co.id - 12/03/2026, 12:37 WIB

Agar Maag Tidak Kambuh, Hindari 5 Kebiasaan Ini Mulai Sekarang

Stres Dapat Memicu Maag, Image: Cottonbro Studio / Pixabay

fin.co.id - Maag merupakan salah satu masalah kesehatan pencernaan yang paling sering dialami banyak orang. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa perih di ulu hati, mual, perut kembung, hingga sensasi terbakar di dada. Dalam dunia medis, keluhan ini sering dikaitkan dengan gastritis atau iritasi pada lapisan lambung.

Meski sering dianggap sepele, maag yang terus berulang dapat mengganggu kualitas hidup seseorang. Aktivitas harian menjadi tidak nyaman, konsentrasi menurun, bahkan pola makan bisa ikut terganggu. Banyak orang mengandalkan obat untuk meredakan gejalanya, tetapi sebenarnya perubahan kebiasaan sehari-hari jauh lebih penting untuk mencegah maag kambuh kembali.

Sejumlah penelitian medis menunjukkan bahwa gaya hidup dan pola makan memiliki peran besar terhadap kesehatan lambung. Oleh karena itu, menghindari beberapa kebiasaan tertentu dapat membantu menjaga keseimbangan asam lambung dan mencegah iritasi pada dinding lambung.

Kebiasaan Telat Makan

Salah satu penyebab paling umum maag kambuh adalah telat makan. Lambung secara alami akan memproduksi asam untuk membantu proses pencernaan. Ketika lambung kosong terlalu lama, asam tersebut dapat mengiritasi dinding lambung.

Penelitian dalam bidang gastroenterologi menunjukkan bahwa jeda makan yang terlalu panjang dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperparah gejala gastritis. Karena itu, penting menjaga jadwal makan yang teratur.

Banyak dokter menyarankan makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering, misalnya setiap tiga hingga empat jam sekali. Cara ini membantu lambung tetap memiliki makanan untuk dicerna sehingga produksi asam tidak berlebihan.

Konsumsi Makanan yang Memicu Asam Lambung

Beberapa jenis makanan diketahui dapat memicu produksi asam lambung yang lebih tinggi. Contohnya adalah makanan pedas, makanan berlemak tinggi, makanan asam, serta minuman berkafein.

Menurut penelitian dalam jurnal gastroenterologi, makanan berlemak dapat memperlambat pengosongan lambung sehingga meningkatkan tekanan pada sistem pencernaan. Hal ini dapat memicu rasa tidak nyaman di lambung dan meningkatkan risiko kambuhnya maag.

Selain itu, minuman seperti kopi dan soda juga dapat merangsang produksi asam lambung. Oleh karena itu, orang yang memiliki riwayat maag dianjurkan untuk membatasi konsumsi jenis makanan dan minuman tersebut.

Kebiasaan Makan Terlalu Cepat

Banyak orang tidak menyadari bahwa cara makan juga dapat memengaruhi kesehatan lambung. Makan terlalu cepat membuat makanan tidak dikunyah dengan baik sehingga memperberat kerja lambung.

Proses mengunyah yang baik membantu makanan lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan. Sebaliknya, jika makanan langsung ditelan dalam potongan besar, lambung harus bekerja lebih keras untuk memecahnya.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID