Siapa Saja yang Berhak Menerima Zakat? Kenali 8 Golongannya Menurut Al-Qur'an

lifestyle.fin.co.id - 15/03/2026, 14:34 WIB

Siapa Saja yang Berhak Menerima Zakat? Kenali 8 Golongannya Menurut Al-Qur'an

Ketahui 8 golongan yang berhak menerima zakat agar ibadah sah dan tepat sasaran.

fin.co.id - Momen Ramadan dan Idul Fitri selalu identik dengan kewajiban menunaikan zakat. Namun, tahukah Anda bahwa menyalurkan dana bantuan ini tidak boleh sembarangan? Jika salah sasaran, pahala yang Anda harapkan bisa jadi tidak sempurna secara syariat. Islam telah mengatur dengan sangat ketat mengenai siapa saja yang masuk dalam daftar penerima manfaat atau mustahik.

Memahami kriteria penerima zakat bukan hanya soal menggugurkan kewajiban, tapi juga tentang memastikan dampak sosial yang nyata bagi umat. Mari kita bedah tuntas siapa saja mereka yang paling berhak memegang amanah harta Anda.

Daftar Lengkap 8 Golongan Penerima Zakat Menurut Syariat

Berdasarkan dalil yang tertuang dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 60, Allah SWT telah menetapkan secara spesifik siapa saja yang berhak menerima aliran dana zakat. Mari kita bedah satu per satu agar Anda tidak bingung lagi saat menyalurkan kewajiban tahunan ini.

1. Fakir

Kelompok fakir menempati urutan pertama. Mereka adalah orang-orang yang hampir tidak memiliki harta dan tenaga untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup. Bayangkan seseorang yang tidak punya pekerjaan dan tidak tahu harus makan apa esok hari. Memberi zakat kepada fakir bukan sekadar membantu, tapi menyelamatkan nyawa.

2. Miskin

Berbeda dengan fakir, golongan miskin biasanya memiliki pekerjaan atau penghasilan. Namun, penghasilan tersebut tidak mampu menutupi kebutuhan pokok keluarga, seperti biaya makan, sewa rumah, atau kesehatan. Mereka sering kali terjebak dalam fenomena "mantab" (makan tabungan) hingga akhirnya tidak punya sisa apa pun. Kelompok ini sangat layak menerima zakat untuk meringankan beban finansial mereka.

3. Amil

Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa petugas zakat berhak menerima dana tersebut? Amil adalah individu atau lembaga yang mengelola zakat, mulai dari pengumpulan hingga pendistribusian. Tugas mereka sangat berat dan penuh tanggung jawab. Islam mengapresiasi kerja keras mereka dengan memberikan porsi zakat agar mereka tetap profesional dan amanah dalam menjalankan tugasnya.

4. Mualaf

Mualaf adalah orang yang baru memeluk agama Islam atau mereka yang hatinya sedang dilunakkan untuk memperkuat iman. Pemberian zakat kepada mualaf bertujuan sebagai bentuk dukungan sosial dan finansial. Hal ini penting agar mereka merasa dirangkul oleh komunitas barunya dan bisa mandiri secara ekonomi di lingkungan yang mungkin baru bagi mereka.

5. Riqab

Pada zaman dahulu, zakat digunakan untuk memerdekakan budak. Meski praktik perbudakan sudah tidak ada dalam bentuk klasiknya, ulama modern sering mengaitkan riqab dengan bantuan bagi mereka yang terjebak dalam bentuk perbudakan modern atau tekanan yang menghambat kemerdekaan diri secara finansial maupun sosial.

6. Gharimin

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern