Sudah Tau Belum? Tinggi Manusia Dewasa Berkurang hingga 3 cm per 10 Tahun

lifestyle.fin.co.id - 16/03/2026, 12:39 WIB

Sudah Tau Belum? Tinggi Manusia Dewasa Berkurang hingga 3 cm per 10 Tahun

Tinggi Badan Berkurang, Image: DALL·E 3

fin.co.id - Pertambahan usia sering dikaitkan dengan pengalaman, kematangan berpikir, dan perubahan pada berbagai sistem tubuh. Salah satu perubahan fisik yang jarang disadari banyak orang adalah tinggi badan yang perlahan berkurang seiring bertambahnya usia. Fenomena ini bukan sekadar mitos atau persepsi visual akibat postur tubuh yang berubah, melainkan proses biologis yang nyata.

Sejumlah penelitian medis menunjukkan bahwa manusia dapat mengalami penurunan tinggi badan hingga sekitar 3 sentimeter setiap 10 tahun, terutama setelah memasuki usia lanjut. Proses ini terjadi secara bertahap dan dipengaruhi oleh perubahan pada tulang, otot, serta struktur tulang belakang.

Mengapa Tinggi Badan Bisa Berkurang?

Tubuh manusia tersusun dari berbagai sistem yang bekerja secara harmonis. Tinggi badan, khususnya, sangat dipengaruhi oleh tulang panjang dan tulang belakang. Ketika usia bertambah, beberapa bagian struktur tubuh mengalami perubahan alami yang membuat tinggi badan sedikit berkurang.

Penyusutan Cakram Tulang Belakang

Tulang belakang terdiri dari deretan tulang yang dipisahkan oleh bantalan lunak yang disebut cakram intervertebral. Bantalan ini berfungsi menyerap tekanan saat berjalan, berdiri, atau melakukan aktivitas fisik.

Seiring waktu, cakram tersebut kehilangan sebagian cairannya. Akibatnya bantalan menjadi lebih tipis dan jarak antar tulang belakang menyempit. Kondisi ini membuat tinggi tubuh secara keseluruhan sedikit berkurang.

Perubahan ini bersifat alami dan merupakan bagian dari proses penuaan. Dalam banyak kasus, penurunan tinggi badan mulai terasa setelah seseorang memasuki usia paruh baya.

Penurunan Kepadatan Tulang

Faktor lain yang berperan adalah penurunan kepadatan tulang. Tulang manusia terus mengalami proses pembentukan dan penghancuran sepanjang hidup. Namun setelah usia tertentu, proses penghancuran tulang berlangsung lebih cepat dibanding pembentukannya.

Jika kondisi ini terus berlanjut, tulang dapat menjadi lebih rapuh. Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut berkembang menjadi osteoporosis.

Para ahli kesehatan sering menekankan pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak usia muda. Seperti pernah disampaikan dalam berbagai laporan kesehatan:

"Kepadatan tulang yang baik sejak masa muda menjadi fondasi penting untuk mengurangi risiko pengeroposan tulang di usia lanjut."

Perubahan Postur Tubuh

Perubahan postur juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tinggi badan tampak menurun. Otot yang melemah dan ligamen yang kurang elastis dapat membuat tubuh lebih mudah membungkuk.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID