fin.co.id - Stres tidak hanya memengaruhi kondisi mental, tetapi juga berdampak pada kesehatan kulit. Saat tubuh mengalami tekanan, hormon kortisol meningkat sehingga dapat merusak skin barrier atau pelindung alami kulit sekaligus memicu peradangan.
Akibatnya, kulit mulai menunjukkan berbagai perubahan yang sering kali dianggap sepele. Padahal, tanda-tanda tersebut bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang berada dalam tekanan. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi kulit berpotensi semakin memburuk.
Lalu, seperti apa ciri-ciri kulit yang sedang mengalami stres? Berikut penjelasannya.
1. Jerawat Lebih Mudah Muncul
Stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol yang memicu keluarnya minyak berlebih pada kulit. Kondisi ini membuat pori-pori lebih mudah tersumbat sehingga jerawat lebih cepat muncul.
Selain itu, banyak orang cenderung mengabaikan rutinitas perawatan kulit saat sedang menghadapi tekanan. Kombinasi produksi minyak berlebih dan perawatan yang terabaikan membuat risiko jerawat semakin tinggi.
2. Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Tekanan mental sering membuat seseorang sulit tidur atau tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Kondisi tersebut mengganggu sirkulasi darah di area bawah mata sehingga muncul lingkaran hitam.
Akibatnya, wajah terlihat lebih lelah dan kurang segar. Jika kondisi ini muncul bersamaan dengan tanda lainnya, bisa jadi tubuh sedang mengalami stres.
3. Kulit Kering dan Kusam
Stres dapat mengurangi aliran darah ke permukaan kulit sehingga wajah kehilangan kilau alaminya. Dampaknya, kulit tampak lebih kering, kusam, dan terlihat lelah.
Perubahan ini sering terjadi tanpa disadari karena banyak orang mengira penyebabnya hanya faktor cuaca atau kurangnya perawatan. Padahal, kondisi mental juga berperan terhadap kesehatan kulit.
4. Penyakit Kulit Mudah Kambuh
Bagi yang memiliki riwayat eksim, rosacea, atau psoriasis, stres dapat memicu kambuhnya gejala dalam waktu singkat. Kondisi tersebut terjadi karena tekanan emosional membuat kulit menjadi lebih sensitif.
Akibatnya, keluhan yang sebelumnya sudah mereda bisa kembali muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, menjaga kondisi mental juga penting untuk membantu mengendalikan masalah kulit.