Trend . 21/07/2026, 16:14 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Batu ginjal sering muncul tanpa gejala yang jelas. Namun, ketika ukurannya membesar, rasa nyeri bisa menjalar dari pinggang hingga saluran kemih.
Kabar baiknya, beberapa tanaman obat tradisional yang mudah ditemukan di sekitar rumah dipercaya membantu melarutkan dan mengeluarkan batu ginjal secara alami.
Berikut deretan tanaman herbal yang kerap dimanfaatkan masyarakat sebagai pendamping untuk membantu mengatasi batu ginjal.
1. Kumis Kucing
Kumis Kucing menjadi salah satu tanaman herbal paling populer untuk kesehatan ginjal. Tanaman ini memiliki kandungan kalium tinggi dan zat aktif yang bersifat diuretik kuat.
Sifat diuretik tersebut membantu meningkatkan produksi urine. Akibatnya, endapan mineral yang menumpuk di ginjal lebih mudah terdorong keluar melalui saluran kemih. Selain itu, kumis kucing juga dipercaya membantu mencegah infeksi saluran kemih yang kerap menyertai penderita batu ginjal.
2. Tempuyung
Tempuyung terkenal sebagai tanaman herbal yang efektif membantu melarutkan batu ginjal. Kandungan kalium di dalamnya berperan mengikat kalsium oksalat, yaitu salah satu pemicu utama terbentuknya batu ginjal.
Ketika kalsium oksalat terikat, batu ginjal berpotensi larut secara bertahap. Karena itu, tempuyung sering dijadikan bahan rebusan herbal untuk membantu menjaga kesehatan ginjal.
3. Keji Beling
Keji Beling mengandung kalium dan natrium dalam jumlah tinggi. Kedua mineral ini bekerja membantu melarutkan garam kalsium yang mengendap di dalam ginjal.
Setelah larut, garam kalsium tersebut dapat terbuang bersama urine saat buang air kecil. Tidak heran jika keji beling kerap digunakan sebagai ramuan tradisional untuk membantu mengatasi batu ginjal.
4. Meniran
Meniran memiliki zat aktif yang mampu menghambat penumpukan kristal kalsium oksalat. Kristal ini menjadi cikal bakal terbentuknya batu ginjal apabila terus menumpuk.
Selain mencegah pembentukan kristal baru, meniran juga dipercaya dapat membantu melunakkan batu ginjal yang sudah ada. Dengan begitu, batu ginjal lebih mudah keluar melalui urine.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media