Trend . 22/07/2026, 09:35 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Telat datang bulan merupakan kondisi yang cukup sering dialami oleh wanita usia reproduktif. Penyebabnya beragam, mulai dari stres, perubahan berat badan, pola makan yang kurang seimbang, aktivitas fisik berlebihan, hingga perubahan hormon. Di Indonesia, banyak orang memanfaatkan jamu pelancar haid tradisional sebagai salah satu cara alami untuk membantu menjaga kesehatan reproduksi.
Meski demikian, penting dipahami bahwa jamu bukanlah obat yang dapat mengatasi semua penyebab telat haid. Jika keterlambatan menstruasi berlangsung lebih dari 90 hari, terjadi berulang, atau disertai nyeri hebat maupun perdarahan tidak normal, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.
Jamu pelancar haid adalah minuman herbal tradisional yang dibuat dari berbagai rempah dan tanaman obat. Sejak lama, masyarakat Indonesia menggunakan ramuan ini untuk membantu menjaga siklus menstruasi tetap normal sekaligus meningkatkan kebugaran tubuh.
Beberapa bahan yang paling sering digunakan antara lain kunyit, asam jawa, jahe, kayu manis, dan daun pepaya. Kandungan senyawa aktif dalam bahan-bahan tersebut dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan, meskipun efektivitasnya dalam mempercepat datangnya haid masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Sebelum mengonsumsi jamu, penting mengetahui penyebab keterlambatan menstruasi. Beberapa faktor yang umum meliputi:
Kehamilan.
Stres berkepanjangan.
Perubahan berat badan secara drastis.
Olahraga dengan intensitas tinggi.
Kurang tidur.
Sindrom ovarium polikistik (PCOS).
Gangguan hormon tiroid.
Penggunaan kontrasepsi hormonal.
Menjelang masa perimenopause.
Jika penyebabnya merupakan gangguan medis, jamu saja tidak akan mengatasi masalah tersebut.
Kunyit mengandung kurkumin yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiradang. Beberapa penelitian menunjukkan kurkumin dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri menstruasi, namun belum ada bukti kuat bahwa kunyit secara langsung mampu mempercepat datangnya haid.
Asam jawa sering dipadukan dengan kunyit dalam jamu tradisional. Rasanya yang segar membuat ramuan lebih mudah dikonsumsi, sekaligus mengandung vitamin dan antioksidan alami.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media