FIN.CO.ID - Mana yang harus di Prioritas atau dahulukan antara berkurban atau aqiqah?
Perlu diingat bahwa berkurban dan aqiqah merupakan salah satu ibadah yang memiliki tujuan yang berbeda.
Jadi antara berkurban dan aqiqah ini pada intinya sama-sama menyembelih hewan ternak, kendati tujuan dilakukan keduanya ini tak boleh disamakan karena syariatnya berbeda.
Berkurban merupakan menyembelih hewan ternak sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan.
Penyembelihan hewan kurban tersebut hanya dapat dilaksanakan pada tanggal 10,11,12 (hari tasyrik) di bulan Dzulhijjah atau saat lebaran Hari Raya Idul Adha.
Sedangkan aqiqah adalah menyembelih hewan ternak khususnya kambing atau domba atas dasar rasa syukur orang tua atas kelahiran anaknya.
BACA JUGA:
- Kebutuhan Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Diprediksi Naik 10 Persen
- Catat! Membagikan Daging Kurban dalam Kemasan Kaleng Lebih Baik dari Plastik
Jumlah hewan ternak untuk aqiqah anak laki-laki merupakan 2 kambing, sedangkan untuk anak perempuan 3 kambing.
Para ulama berbeda pendapat terkait hukum aqiqah ini, ada yang mengatakan wajib ada juga yang mengatakan sunnah muakkadah (sunnah yang dikuatkan).
Bagi ulama yang menuturkan aqiqah ini wajib, mereka mengambil dari penjelasan hadis Nabi Muhammad SAW yang artinya:
"Anak yang baru lahir itu tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh dari hari kelahirannya, dan pada hari itu juga hendaklah dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR Ahmad dan Tirmidzi).
Sedangkan untuk ulama yang beranggapan bahwa aqiqah ini sunnah muakkadah mengacu pada hadist Nabi Muhammad SAW:
“Barang siapa di antara kamu ingin bersedekah buat anaknya, bolehlah ia berbuat.” (HR Ahmad, Abu Dawud dan An-Nasai).
BACA JUGA: