Para ulama berpendapat salat istisqa' dapat dikerjakan hingga sore hari, asalkan tidak pada waktu diharamkan mengerjakan salat, yaitu pas matahari di atas kepala dan pas terbenam matahari.
BACA JUGA:
- Tata Cara Shalat Sunnah Sebelum Subuh dan Keutamaannya
- Bacaan Niat Shalat Dhuha Arab, Latin, dan Terjemahan Serta Manfaat Bagi yang Mengamalkannya
Salat ini dikerjakan bila hujan sudah sangat lama tidak turun, dimana-mana sudah terjadi kekeringan, Tumbuh-tumbuhan banyak yang mati.
Manusia dan Hewan sudah sangat menderita sekali karena sulit mendapatkan air.
Dalam pelaksanaannya, dianjurkan saat salat ini dikerjakan agar dalam keadaan tawwadu, dan takut kepada Allah.
Imam dan Jamaah harus benar-benar melaksanakan salat ini dengan sepenuh hati, berharap hanya kepada Allah semata, agar secepatnya menurunkan hujan yang sudah lama dinanti-nanti
Sebagian Ulama menganjurkan saat salat sunnah istiqa digelar, agar hewan-hewan ternak turut dikeluarkan, dari kandangnya. Hewan yang dianjurkan seperti Sapi, Kambing dan Ayam
Seolah-olah semua hewan-hewan ternak, sudah merintih dan menjerit memohon kepada sang pencipta Allah SWT agar segera menurunkan hujan.
Salat sunnah Istisqa pada dasarnya sama dengan salat-salat biasa yang dikerjakan, hanya setelah dilaksanakan dua rakaat Imam membaca khutbah.
BACA JUGA:
Berikut Tata cara salat Sunnah istisqa dua rakaat dikutip dari laman Kemenag. go. id dan berbagai sumber
أصلي سنة الاستسقاء ركعتين مستقبل القبلة اماما/ماموما لله تعالى
1. Membaca niat salat sunnat Istisqa