Religi . 29/10/2023, 05:12 WIB
Penulis : Puspa Sari Dewi | Editor : Dimas Satriyo
Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah swt.”
Tata Cara Shalat Gerhana Bulan
Shalat gerhana bulan dilakukan secara berjamaah dan terdiri atas dua rakaat. Namun, shalat gerhana ini agak berbeda dengan shalat pada umumnya.
Sebab, bacaan surat Al-fatihah dan rukuk dilakukan sebanyak dua kali pada setiap rakaatnya. Setelah rukuk pertama, berdiri kembali dan membaca Al-fatihah serta ayat lainnya. Dilanjutkan rukuk kembali, lalu i'tidal.
BACA JUGA:
Shalat gerhana dilaksanakan secara berjamaah dengan bacaan keras (jahar) ataupun boleh sendiri (munfarid)
Dikutip dari laman NU Online, berikut ini urutan tata cara shalat gerhana bulan yang dilakukan umat muslim:
1. Membaca niat dalam hati, lalu mengucap takbir ketika takbiratul ihram.
2. Baca taawudz dan Surat al-Fatihah, lalu baca Surat Al-Baqarah atau selama surat itu dibaca dengan lantang.
3. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 100 ayat Surat Al-Baqarah.
4. I'tidal dengan membaca surat Al Fatihah, bukan membaca surat i'tidal. Lalu membaca Surat Ali Imran.
5. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 80 ayat Surat Al-Baqarah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media