Religi . 30/10/2023, 16:29 WIB
Penulis : Marta Saras | Editor : Reza Fahlevi
RADARPENA.CO.ID - Sholat Istisqa merupakan sholat sunah yang dilakukan untuk meminta diturunkannya hujan. Sholat ini dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Islam bila terjadi kemarau yang panjang.
Sama seperti ibadah sholat lainnya, menunaikan sholat istisqa juga dianjurkan melafalkan niat terlebih dahulu.
Al-Istiqa artinya meminta curahan air penghidupan (thalab al-saqaya). Salat ini hukumnya sunah muakkadah atau sunah yang sangat dianjurkan.
Zaman dulu, Rasulullah SAW juga pernah melaksanakan salat istisqa. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis yang berbunyi:
خرج النبي صلى الله عليه وسلم يوماً يستسقي فصلى بنا ركعتين بلا أذان ولا إقامة ثم خطبنا ودعا الله عز وجل وحول وجهه نحو القبلة رافعاً يديه ثم قلب ردائه فجعل الأيمن الأيسر والأيسر الأيمن
Artinya: Nabi Muhammad SAW keluar rumah pada suatu hari untuk memohon diturunkan hujan, lalu beliau salat dua rakaat bersama kita tanpa azan dan ikamah, kemudian beliau berdiri untuk khotbah dan memanjatkan doa kepada Allah SWT dan seketika itu beliau mengalihkan wajahnya (dari semula menghadap ke arah hadirin) menghadap ke kiblat serta mengangkat kedua tangannya, serta membalikkan selendang sorbannya, dari pundak kanan ke pundak kiri, begitupun ujung sorbannya (HR. Imam Ahmad).
BACA JUGA:
Sholat ini juga sangat dianjurkan, sebagaimana telah dicontohkan terlebih dahulu oleh Rassulullah SAW. Maka dari itu, tiap-tiap umat Muslim hendaknya melaksanakan sholat istisqa jika terjadi bencana kekeringan yang terus berkepanjangan.
Hanya dengan meminta kepada Allah lah yang dibenarkan, karena Allah-lah yang memiliki hak atas hujan tersebut. Namun, bagaimana pelaksanaannya? Berikut ini, merupakan panduan sederhana untuk melaksanakan shalat istisqa:
BACA JUGA:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media