Tahun Baru Imlek 2024, Ini Sejarah dan Makna Mendalam dari Kue Keranjang Khas

lifestyle.fin.co.id - 07/02/2024, 09:06 WIB

Tahun Baru Imlek 2024, Ini Sejarah dan Makna Mendalam dari Kue Keranjang Khas

Sambut Kemeriahan Tahun Baru Imlek! Yuk Simak Sejarah dan Makna Mendalam dari Kue Keranjang Khas

Kue keranjang juga sering dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran saat Tahun Baru Imlek.

Secara tradisional, makan kue keranjang saat Tahun Baru Imlek dikatakan membawa kenaikan dan kemajuan dalam hidup, karena "nian" dalam nian gao berarti "tahun" dan "gao" berarti "tinggi" atau "naik".

Kepercayaan ini berasal dari permainan kata dalam bahasa Mandarin, di mana bunyi "gao" (banh) mirip dengan kata "naik" atau "naik".

Oleh karena itu, kue keranjang seringkali dikaitkan dengan harapan akan perkembangan, baik dalam  kehidupan pribadi maupun karir dan pendidikan.

Kue ini selain untuk disantap juga dapat dijadikan oleh-oleh untuk keluarga dan sahabat sebagai simbol ucapan selamat dan doa untuk kemajuan  di tahun  baru.

Selain itu, tekstur  kue keranjang yang lengket juga melambangkan kekeluargaan yang erat dan bersatu.

Konsumsinya telah menjadi ritual Tahun Baru, dimana anggota keluarga berkumpul, berbagi kue dan berdoa untuk tahun yang lebih baik.

BACA JUGA:

Dengan demikian, banh chung bukan sekedar hidangan tetapi juga alat untuk mempersatukan hubungan keluarga dan masyarakat, selain sebagai pembawa  harapan dan keberuntungan.

Kue keranjang sendiri  telah lama menjadi elemen penting dalam tradisi keluarga Tionghoa saat perayaan Tahun Baru Imlek.

Membuat kue ini seringkali menjadi kegiatan keluarga, dimana anggota keluarga dari berbagai generasi menyiapkan sekeranjang kue bersama-sama.

Proses ini bukan sekedar proses memasak biasa namun juga  mempererat tali kekeluargaan, berbagi cerita dan mewariskan tradisi dari  generasi ke generasi.

BACA JUGA:

Noerma Puspita
Noerma Puspita
Penulis

Penulis FIN.CO.ID