Tipe 1 adalah keratin yang lebih kecil dengan tingkat keasaman (pH) yang rendah, bertanggung jawab menjaga kesehatan sel epitel yang merupakan barier antara bagian luar dan dalam tubuh. Sementara itu, tipe 2 adalah keratin yang lebih besar dengan pH netral, berperan dalam menjaga keseimbangan antara tipe 1 dan tipe 2 saat produksi protein.
Di sisi lain, keratin beta memiliki tekstur yang lebih keras dan hanya ditemukan pada burung dan reptil.
Apa saja manfaat keratin?
Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat Anda dapatkan dari perawatan keratin:
1. Menghasilkan rambut yang halus dan berkilau Keratin terkenal karena kemampuannya untuk melembutkan dan menghasilkan kilau pada rambut. Keratin bekerja dengan meratakan sel-sel di folikel rambut, mengurangi kerutan dan memberikan kilau alami. Perawatan keratin dapat mengurangi ujung rambut yang bercabang. Namun efek perawatan ini bisanya berlangsung selama 2-6 bulan tergantung pada kondisi rambut.
2 Membuat rambut lebih mudah diatur Keratin membuat rambut lebih mudah diatur, terutama jika rambut Anda tebal dan kusut. Ini membantu rambut Anda lebih cepat kering setelah keramas, mengurangi ketergantungan pada pengering rambut. Selain membuat rambut lebih kuat, perawatan dengan keratin juga dapat mendorong pertumbuhan rambut.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Communication Biology menunjukkan bahwa aplikasi keratin pada rambut dapat meningkatkan pertumbuhan rambut.
Namun, studi ini dilakukan pada tikus, sehingga penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampaknya pada manusia.
Demikian informasi mengenai keratin rambut, semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua.
BACA JUGA:
- Berikut Ini Tips Cara Menghilangkan Rambut Rontok dengan Bahan Alami
- Mau Bleaching Rambut? Kenali 4 Efek Sampingnya Dahulu