Menurut ulama Sa'id Ibn Abi Hasan Al-Bashri, Nabi Yunus berada dalam perut ikan paus tersebut selama 40 hari dan terus berdoa.
Doa Nabi Yunus
لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ
La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz-zaalimin
BACA JUGA:
Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim."
Doa yang dipanjatkan Nabi Yunus tersebut adalah penggalan surah Al Anbiya ayat 87 yang berbunyi:
وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ
Wa żan-nūni iż żahaba mugāḍiban fa ẓanna allan naqdira ‘alaihi fa nādā fiẓ-ẓulumāti allā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn(a).
Keutamaaan Doa Nabi Yunus
BACA JUGA:
Melansir dari buku Zikir-zikir Pembersih dan Penentram Hati karya M. Rojaya, keutamaan dari doa Nabi Yunus yakni dapat memperlancar permintaan hamba-Nya, terutama bagi seseorang yang memiliki hajat mendesak.
Dalam sebuah hadis dikatakan bahwa: "Doanya Dzun Nun (Nabi Yunus AS) saat berdoa di dalam perut ikan, laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minal zalimin. Tidaklah seorang muslim berdoa dalam hal apa pun, melainkan Allah akan mengabulkannya." (HR Al Hakim)