Artinya: Barangsiapa memberi perbukaan (makanan atau minuman) kepada orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut (HR Ahmad).
6. Sedekah yang paling baik adalah pada bulan Ramadan.
أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ
Artinya: Rasulullah saw pernah ditanya, “Sedekah apakah yang paling mulia?” Beliau menjawab: “Yaitu sedekah dibulan Ramadhan” (HR Tirmidzi).
BACA JUGA:
- Doa Buka Puasa Ramadan yang Dianjurkan , Lengkap dengan Dalil dan Hadistnya
- Hukum Membaca Niat Puasa Ramadan: Panduan Praktis bagi Umat Muslim
7. Orang yang banyak beribadah (menghidupkan) bulan Ramadan, maka dosa-dosanya diampuni oleh Allah swt.
Rasulullah saw bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: Barangsiapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR Bukhari dan Muslim).
8. Doa orang yang berpuasa adalah mustajab.
Rasulullah saw bersabda:
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٍ ؛دَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
Artinya: Ada tiga macam doa yang mustajab, yaitu doa orang yang sedang puasa, doa musafir, dan doa orang yang teraniaya (HR Baihaqi).
9. Puasa dan Al-Qur’an yang dibaca pada malam Ramadan akan memberi syafaat kepada orang yang mengerjakannya kelak di hari kiamat.