Religi . 07/04/2024, 21:02 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar
"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar."
BACA JUGA:
Setelah selesai membaca iftitah dan melakukan takbir sebanyak tujuh kali, wajib membaca surat Al-Fatihah.
Lalu dianjurkan membaca surat Al-A'la. Berlanjut ke ruku', sujud, duduk di antara dua sujud. Seterusnya hingga berdiri lagi seperti sholat biasa.
Di dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, disunnahkan takbir lagi sebanyak 5 kali seraya mengangkat tangan dan melafalkan Allahu Akbar seperti rakaat sebelumnya.
Di antara takbir-takbir itu, lafalkan kembali bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua. Kemudian baca Surat al-Fatihah, lalu Surat al-Ghâsyiyah. Kemudian dilanjutkan dengan gerakan ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.
Hukum takbir tambahan (5 kali pada pada rakaat kedua atau tujuh kali pada rakaat pertama) adalah sunnah.
Sehingga tidak sampai menggugurkan keabsahan sholat Id apabila terjadi kelupaan saat mengerjakannya.
Setelah sholat selesai dengan diakhiri gerakan salam, jamaah tidak disarankan buru-buru pulang. Tetapi mendengarkan khutbah Idul Fitri sampai selesai. Kecuali bila sholat id ditunaikan tidak secara berjamaah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media