Begitu pula dengan produk kecapnya, Lee Kum Kee hanya menggunakan kedelai NON-GMO yang dipilih dengan cermat untuk menjaga keaslian rasa. Minyak Wijen Lee Kum Kee dibuat dari biji wijen premium yang dipanggang tanpa campuran minyak, menghasilkan aroma yang lebih kuat dan tahan lama tanpa pengawet.
Mendukung Inovasi Kuliner di Indonesia
Lee Kum Kee juga memahami tantangan yang dihadapi ibu rumah tangga dan pengusaha kuliner, terutama di sektor UMKM, catering, dan restoran. Dengan rangkaian bumbu masak yang berkualitas tinggi dan mudah digunakan, Lee Kum Kee hadir sebagai solusi untuk menciptakan masakan Asia otentik yang kaya rasa dalam waktu yang lebih efisien.
"Kami ingin membantu para ibu rumah tangga dan pengusaha kuliner untuk menghadirkan masakan dengan cita rasa mewah, tanpa harus khawatir dengan kesulitan dalam mendapatkan bahan atau menjaga konsistensi rasa," jelas Verdy.
Mengajak Konsumen untuk Berbagi Resep
Sebagai bagian dari komitmennya dalam menginspirasi orang untuk memasak dengan passion, Lee Kum Kee mengajak para pengunjung, influencer, home chef, dan ibu rumah tangga yang memiliki usaha kuliner untuk berbagi resep masakan mereka menggunakan produk Lee Kum Kee di media sosial.
"Kami mendorong semua orang untuk berbagi resep masakan mereka dengan menggunakan produk Lee Kum Kee, menggunakan hashtag #MasakEnak dan #MasakItuPassion di media sosial, serta tag @leekumkeeprofessional untuk kesempatan mendapat inspirasi baru dalam memasak," ungkap Rusli Tan.
Lee Kum Kee terus berinovasi dan menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi yang memudahkan siapa saja untuk menciptakan masakan lezat dengan rasa autentik Asia.
Kehadiran Lee Kum Kee di SIAL Interfood Jakarta 2024 merupakan bukti komitmen merek ini untuk terus mendukung dunia kuliner Indonesia, baik bagi para profesional maupun ibu rumah tangga yang ingin menghadirkan kelezatan dalam setiap hidangan.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi beragam produk unggulan Lee Kum Kee dan temukan rahasia kelezatan masakan Asia di booth mereka selama pameran berlangsung. (*)